Korsleting Ponsel Picu Kebakaran Rumah Tiga Lantai di Sunter Agung

Korsleting Ponsel Picu Kebakaran Rumah Tiga Lantai di Sunter Agung
Foto: Ilustrasi Korsleting Ponsel Picu Kebakaran Rumah Tiga Lantai di Sunter Agung.

Insiden kebakaran melanda sebuah hunian berlantai tiga di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (1/5/2026) pagi hari. Dugaan awal menunjukkan bahwa kobaran api dipicu oleh gangguan arus pendek listrik saat penghuni rumah sedang mengisi daya telepon seluler.

Peristiwa yang menghanguskan sebagian bangunan tersebut dikonfirmasi oleh Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Megapolitan, titik api berasal dari lantai tiga rumah tersebut.

"Dugaan penyebab korsleting listrik. Pemilik rumah sedang mengecas handphone, terjadi konsleting listrik hingga menyambar ke kasur," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat.

Kobaran api dilaporkan merambat dengan cepat ke area kasur sehingga menghanguskan ruangan di sekitarnya. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai 18 meter persegi dengan kerugian materiil mencapai jutaan rupiah.

"Objek terbakar sebagian dari rumah tiga lantai. Luas kurang lebih 18 persegi," ucap Gatot Sulaeman.

Upaya pemadaman dimulai setelah warga melaporkan kejadian ke pos pemadam kebakaran terdekat pada pukul 06.30 WIB. Sebanyak 20 personel dan empat unit armada pemadam dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah sejak pukul 06.42 WIB.

Petugas berhasil mengisolasi perambatan api pada pukul 06.56 WIB sebelum akhirnya dinyatakan padam sepenuhnya setelah melalui proses pendinginan. Kendala di lapangan berhasil diatasi hingga situasi kembali kondusif bagi warga sekitar.

"Situasi sudah dapat ditangani petugas dan pemadaman telah selesai," tutur Gatot Sulaeman.

Pihak Gulkarmat memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini meskipun rumah tersebut dihuni oleh puluhan orang. Sebanyak 50 penghuni dilaporkan berhasil dievakuasi dan diselamatkan dari ancaman bahaya kebakaran tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi