KCIC Jual 70 Ribu Tiket Whoosh Selama Libur Panjang

KCIC Jual 70 Ribu Tiket Whoosh Selama Libur Panjang
Foto: Ilustrasi KCIC Jual 70 Ribu Tiket Whoosh Selama Libur Panjang.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat penjualan tiket kereta cepat Whoosh telah menembus lebih dari 70.000 tiket pada momen libur panjang sejak Rabu (13/5) hingga Sabtu (16/5). Pencapaian ini dilansir dari Media Indonesia seiring tingginya pergerakan masyarakat yang melakukan perjalanan wisata ke wilayah Bandung dan sekitarnya.

Lonjakan penumpang kereta cepat Whoosh mencatat rekor tertinggi pada Rabu (13/5) dengan volume mencapai 21.601 orang dalam satu hari. Angka pergerakan tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 31 persen jika dibandingkan dengan hari biasa yang rata-rata melayani 16.000 penumpang.

Hingga siang hari pada Sabtu (16/5), jumlah tiket yang sudah dipesan masyarakat telah mencapai kisaran 11.000 tiket. Total penumpang harian diprediksi terus bertambah hingga menyentuh angka 20.000 orang karena masih banyak masyarakat yang baru memulai waktu liburan mereka.

Pergerakan penumpang pada periode libur panjang ini didominasi oleh relasi Halim menuju Padalarang dengan porsi mencapai 80 persen. Berdasarkan data tersebut, sebanyak 70 persen penumpang tercatat meneruskan perjalanan menuju Stasiun Bandung dengan memanfaatkan layanan KA Feeder.

ÔÇ£Pada momen libur panjang ini, masyarakat banyak memanfaatkan Whoosh untuk bepergian bersama keluarga maupun kerabat, khususnya untuk perjalanan wisata menuju Bandung Raya dan sekitarnya," ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangannya, Sabtu (16/5).

Tingginya antusiasme ini didorong oleh aksesibilitas yang memudahkan pergerakan pelancong menuju pusat-pusat keramaian di Jawa Barat. Kereta cepat ini menjadi pilihan utama moda transportasi untuk menghemat waktu perjalanan selama masa liburan.

"Mayoritas penumpang merupakan wisatawan yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berkunjung ke berbagai destinasi di Bandung Raya, seperti Lembang, Braga, kawasan wisata alam, pusat kuliner, pusat belanja, serta berbagai destinasi keluarga lainnya," papar Eva.

Selain pergerakan penumpang domestik, operasional kereta cepat ini juga menarik perhatian dari sektor pariwisata internasional. Beberapa kelompok pelancong asing terpantau menggunakan moda transportasi modern ini untuk berpindah antarkota.

"Tidak sedikit pula wisatawan mancanegara yang menggunakan Whoosh sebagai bagian dari perjalanan mereka selama berada di Indonesia, terutama wisatawan asal Malaysia," imbuh Eva.

Artikel terkait

Rekomendasi