KCI Berencana Tambah Gerbong KRL Rute Tanah Abang-Rangkasbitung

KCI Berencana Tambah Gerbong KRL Rute Tanah Abang-Rangkasbitung
Foto: Ilustrasi KCI Berencana Tambah Gerbong KRL Rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tengah mengkaji rencana penambahan jumlah rangkaian gerbong KRL untuk lintas Tanah Abang-Rangkasbitung pada tahun 2025 mendatang. Rencana ini berkaitan erat dengan program peningkatan daya listrik aliran atas (LAA) atau elektrifikasi pada rute tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Senin (20/4/2026).

Hingga saat ini, kepadatan di lintas hijau atau green line tersebut hanya dapat diakomodasi oleh rangkaian kereta dengan isi delapan hingga sepuluh gerbong. Keterbatasan daya listrik menjadi kendala utama bagi operasional kereta dengan 12 gerbong seperti yang sudah diterapkan pada lintas Bekasi dan Bogor.

Vice President Corporate Secretary KCI, Karina Amanda, menyatakan bahwa proses pengembangan infrastruktur untuk rute green line sedang berada dalam tahap penyelesaian studi. Koordinasi terus dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana pendukung sebelum kebijakan baru diimplementasikan.

"Ya, tentunya pasti akan diupayakan untuk direalisasikan ya. Karena ada beberapa program peningkatan infrastruktur di Jabodetabek yang diinisiasi baik oleh pemerintah maupun KAI yang sudah dimulai nanti mulai di tahun ini," ungkap Karina kepada wartawan di Commuter Hall, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Karina menekankan bahwa ketersediaan infrastruktur listrik merupakan syarat mutlak agar kapasitas angkut penumpang dapat ditingkatkan melalui penambahan rangkaian. Pihak operasional juga telah menyampaikan laporan mendalam mengenai kebutuhan teknis di lapangan kepada pihak regulator.

"Jadi saat ini untuk pengembangan infrastruktur green line memang juga sama posisinya dalam kajian dan ini sudah memasuki tahap final. Prinsipnya, pemerintah bersama dengan KAI dan KAI Commuter tentunya akan berupaya maksimal untuk mengejar proses pengembangan infrastruktur khususnya di green line," pungkas Karina.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebelumnya telah menyatakan komitmen untuk memperluas jangkauan layanan kereta rel listrik ke wilayah lain melalui elektrifikasi. Selain rute Rangkasbitung, proyek serupa juga tengah dipertimbangkan untuk jalur Cikarang-Cikampek serta lintas Bogor-Sukabumi.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menilai pergantian rangkaian kereta menjadi lebih besar sangat mendesak untuk dilakukan guna mengimbangi pertumbuhan jumlah penumpang yang signifikan. Ia telah memberikan instruksi khusus kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk memprioritaskan perbaikan jaringan kabel listrik di jalur tersebut.

"Daerah Rangkasbitung saya sebenarnya sudah minta kepada Pak Dirjen supaya mengganti kereta yang lebih besar lagi sehingga kapasitas angkutnya lebih banyak. Tapi memang salah satu syaratnya adalah kita memperbaiki jaringan elektrifikasinya," terang Dudy dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026).

Artikel terkait

Rekomendasi