Kementerian Imigrasi mengoptimalkan layanan Makkah Route melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta untuk mempercepat keberangkatan puluhan ribu jemaah calon haji Indonesia pada Minggu (17/5/2026). Fasilitas ini memindahkan proses pemeriksaan paspor dan visa Arab Saudi ke tanah air agar jemaah terhindar dari antrean panjang setibanya di tujuan, seperti dilansir dari Cahaya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana menjelaskan bahwa efisiensi waktu menjadi dampak utama dari pengintegrasian sistem keimigrasian tersebut.
"Jauh sekali saya rasa (perbedaan durasi pemeriksaan imigrasi tanpa Makkah Route). Ketika kita harus dihadapkan dengan antrean yang panjang, pertama itu exhausting (melelahkan) secara physical (fisik), yang kedua mentally (secara mental)," ujarnya saat ditemui di Tangerang, Banten, Minggu (17/5/2026).
Program internasional ini juga diaplikasikan di tiga bandara lain, yakni Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, pihak imigrasi menyediakan sepuluh konter khusus yang dioperasikan langsung oleh petugas keimigrasian Arab Saudi.
"Yang seharusnya clearance (pemeriksaan) keimigrasian dari Arab Saudi dilakukan di negara Arab Saudi, saat ini dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta," tutur Galih Priya Kartika Perdhana.
Melalui pemangkasan birokrasi ini, mobilitas rombongan diklaim menjadi lebih cepat sehingga mereka bisa langsung menuju pemondokan untuk fokus beribadah.
"Harapannya, pertama, negara hadir; yang kedua, memberikan efisiensi proses dan jemaah haji tidak lagi disibukkan dengan clearance (pemeriksaan) nanti di Arab Saudi," kata Galih Priya Kartika Perdhana.
Sebanyak 30 ribu jemaah dari embarkasi Pondok Gede, Bekasi, dan Cipondoh tercatat telah menggunakan fasilitas ini sejak penerbangan perdana pada 22 April 2026. Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta menargetkan total pelayanan bagi 35.285 jemaah calon haji hingga jadwal pemberangkatan terakhir pada 21 Mei 2026 mendatang.