Kali Ciliwung Meluap Rendam Permukiman Warga Jatinegara dan Kramat Jati

Kali Ciliwung Meluap Rendam Permukiman Warga Jatinegara dan Kramat Jati
Foto: Ilustrasi Kali Ciliwung Meluap Rendam Permukiman Warga Jatinegara dan Kramat Jati.

Luapan Kali Ciliwung menyebabkan sejumlah rumah warga di Kecamatan Jatinegara dan Kramat Jati, Jakarta Timur, terendam banjir pada Senin, 20 April 2026, sejak pukul 03.00 WIB. Ketinggian air di beberapa titik dilaporkan mencapai 1,5 hingga 1,8 meter akibat kiriman air dari hulu.

Kondisi ini dipicu oleh peningkatan debit air dari wilayah Bogor dan Depok, di mana Bendung Katulampa serta Pos Pantau Depok sempat menyentuh status siaga, sebagaimana dilansir dari Megapolitan. Di Kelurahan Bidara Cina, air mulai masuk ke area jalan dan rumah warga menjelang subuh.

"Pada Hari Senin, 20 April 2026 Pkl. 03.00 Wib Air di Sungai Ciliwung yang Berada di Kel. Bidara Cina Mulai Meluap ke Jalan dan Beberapa Rumah Warga," kata Suhartono, Lurah Bidara Cina.

Suhartono menjelaskan bahwa genangan air yang cukup tinggi terdeteksi di wilayah RT 12/RW 11 dan RT 05/RW 07. Di lokasi tersebut, permukaan air tercatat berada pada rentang 1,2 meter hingga 1,5 meter.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur menunjukkan dampak banjir mencakup lingkup wilayah yang lebih luas di dua kecamatan. Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) BPBD Jakarta Timur, Rangga, mengonfirmasi ribuan warga terdampak oleh kenaikan debit sungai tersebut.

"Jumlah Kecamatan terdampak ada dua, sedangkan kelurahan terdampak ada tiga, untuk jumlah Kepala keluarga yang terdampak 705 dan warga terdampak 2259," kata Rangga.

Meskipun ribuan warga terdampak dan ketinggian air di beberapa lokasi seperti Gang Macan mencapai puncaknya pada 1,8 meter pukul 07.00 WIB, otoritas setempat memastikan belum ada aktivitas evakuasi skala besar.

Di Kelurahan Kampung Melayu, kenaikan air terpantau stabil di angka 1,5 meter pada pukul 08.00 WIB, sementara di Kelurahan Cawang ketinggian air bertahan di 1,5 meter sejak pukul 07.00 WIB. Pihak BPBD terus memantau perkembangan situasi di lapangan seiring aliran air menuju hilir.

Daftar Wilayah dan Ketinggian Air (20 April 2026)
Lokasi TerdampakPukul 03.00Pukul 05.00Pukul 08.00
Kebon Pala II RW 0450 cm100 cm150 cm
Kebon Pala II RW 0550 cm125 cm150 cm
Tanah Rendah RW 0820 cm60 cm80 cm
Taman Harapan RW 0350 cm100 cm150 cm
Tanjung Lengkong RW 0730 cm120 cm140 cm

Artikel terkait

Rekomendasi