PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan sejumlah rangkaian kereta api tambahan untuk melayani lonjakan penumpang pada masa libur nasional dan cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus. Layanan ekstra ini tersedia bagi keberangkatan dari Solo dan Yogyakarta untuk periode perjalanan tanggal 13 hingga 17 Mei 2026.
Langkah penambahan frekuensi perjalanan ini bertujuan mengantisipasi tingginya pergerakan masyarakat yang memanfaatkan libur akhir pekan yang panjang. Sebagaimana dilansir dari Money, berbagai persiapan telah dilakukan untuk menjamin kelancaran mobilitas calon penumpang selama periode tersebut.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan bahwa pihaknya menyiapkan armada tambahan yang mencakup berbagai kelas pelayanan mulai dari ekonomi hingga eksekutif.
"Untuk mendukung mobilitas masyarakat dalam libur panjang akhir pekan kali ini, KAI Daop 6 sudah melakukan berbagai persiapan, salah satunya dengan mengerahkan KA tambahan dari kelas ekonomi hingga eksekutif," ujar Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta.
Penyediaan armada cadangan ini dimaksudkan agar masyarakat memiliki fleksibilitas lebih dalam menentukan waktu keberangkatan. Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah hadirnya layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan pada rute Lempuyangan-Pasarsenen pulang-pergi yang menawarkan harga tiket lebih kompetitif.
Daftar lengkap perjalanan kereta api tambahan yang berangkat dari wilayah Daop 6 Yogyakarta selama masa libur tersebut tercantum dalam tabel berikut:
| Nama Kereta Api | Rute Perjalanan |
|---|---|
| KA Sancaka Fakultatif (88BF) | Yogyakarta-Surabaya Gubeng |
| KA Batavia (7005) | Solo Balapan-Gambir |
| KA Tambahan Yogyakarta-Gambir (7007C) | Yogyakarta-Gambir |
| KA Tambahan Yogyakarta-Gambir (7009C) | Yogyakarta-Gambir |
| KA Tambahan Solo Balapan-Bandung (7011C) | Solo Balapan-Bandung |
| KA Tambahan Solo Balapan-Bandung (7013C) | Solo Balapan-Bandung |
| KA Tambahan Lempuyangan-Pasarsenen (7039) | Solo Balapan-Pasarsenen |
Masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket sejak 45 hari sebelum jadwal keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. KAI juga memberikan peringatan kepada para calon penumpang agar mengatur durasi perjalanan menuju stasiun guna menghindari keterlambatan.
"Kami juga mengajak masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan menuju stasiun agar tidak terlalu mepet sehingga tidak tertinggal kereta dan tetap nyaman selama perjalanan," kata Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta.
Pihak manajemen memastikan seluruh operasional selama masa libur panjang tetap mengedepankan aspek keselamatan dan ketepatan waktu. Pengawasan pelayanan dilakukan secara menyeluruh baik di area stasiun maupun di dalam kabin kereta sepanjang perjalanan.