KAI Konfirmasi Dua Korban Tewas Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi

KAI Konfirmasi Dua Korban Tewas Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi
Foto: Ilustrasi KAI Konfirmasi Dua Korban Tewas Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi.

Dua orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tabrakan kereta api yang terjadi di wilayah Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026) malam pukul 20.40 WIB. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Kepastian mengenai jatuhnya korban jiwa tersebut disampaikan oleh pihak manajemen setelah proses pemindahan korban ke fasilitas kesehatan dilakukan. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengonfirmasi kabar duka ini setelah para korban mendapatkan penanganan awal.

"Di rumah sakit ada 2 korban meninggal dunia. Sekali lagi kami dari Daop satu turut meminta maaf dan berbelasungkawa yang sebesar-besarnya," ujar Franoto, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta.

Proses penanganan di lokasi kejadian melibatkan koordinasi lintas instansi guna mempercepat pemindahan para penumpang. KAI bekerja sama dengan unsur TNI, Kepolisian, Basarnas, petugas pemadam kebakaran, hingga tim medis dari Palang Merah Indonesia (PMI).

"Upaya pertama kami melakukan evakuasi. Kami dibantu kepolisian, TNI, Basarnas, dari Damkar, PMI, dan tenaga kesehatan lainnya. Kami berupaya secepatnya ke rumah sakit terdekat," kata Franoto.

Selain korban jiwa, sejumlah penumpang yang menderita luka-luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat. Pihak maskapai plat merah tersebut telah menyatakan komitmen penuh untuk menanggung seluruh biaya medis para penyintas yang terdampak kecelakaan.

"Dari KAI akan bertanggung jawab melakukan pengobatan bagi yang luka-luka," tutur Franoto.

Mengenai pemicu terjadinya tabrakan, otoritas terkait belum memberikan keterangan mendalam karena pemeriksaan teknis masih berjalan. Penyelidikan formal akan dilakukan secara kolektif dengan melibatkan lembaga berwenang yang menangani keselamatan transportasi nasional.

"KNKT dan KAI akan melakukan penyidikan bersama," ucap Franoto.

Saat ini petugas di lapangan terus melakukan pengumpulan bukti-bukti fisik dan data terkait kecelakaan tersebut. KAI menjanjikan transparansi informasi dan akan memperbarui perkembangan penanganan secara berkala kepada masyarakat.

Artikel terkait

Rekomendasi