PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pembatalan terhadap sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta pada Rabu, 29 April 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari proses penyesuaian normalisasi rangkaian kereta setelah sempat terjadi gangguan perjalanan sebelumnya.
Keputusan tersebut berdampak pada keberangkatan dari dua stasiun utama di Jakarta, yakni Stasiun Pasarsenen dan Stasiun Gambir. Dilansir dari Money, normalisasi operasional ini dilakukan secara bertahap guna memastikan keandalan sarana transportasi di wilayah tersebut.
"Hingga Rabu, 29 April 2026, masih terdapat sejumlah perjalanan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta yang dibatalkan sebagai bagian dari penyesuaian normalisasi rangkaian pasca gangguan perjalanan sebelumnya," kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2024).
Pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh calon penumpang yang perjalanannya terganggu akibat kebijakan normalisasi ini.
"KAI Daop 1 Jakarta memohon maaf atas masih adanya pembatalan sejumlah perjalanan kereta api pada hari ini," tambah dia.
Daftar lengkap perjalanan yang mengalami pembatalan pada tanggal 29 April 2026 mencakup rute-rute populer ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
| Stasiun Asal | Nama Kereta Api | Tujuan Akhir | Jam Berangkat |
|---|---|---|---|
| Pasarsenen | KA Brantas | Blitar | 14.10 WIB |
| Pasarsenen | KA Jayakarta | Surabaya Gubeng | 17.10 WIB |
| Pasarsenen | KA Majapahit | Malang | 17.40 WIB |
| Pasarsenen | KA Bogowonto | Lempuyangan | 18.10 WIB |
| Pasarsenen | KA Bangunkarta | Jombang | 12.25 WIB |
| Gambir | KA Parahyangan | Bandung | 07.30 WIB |
| Gambir | KA Tambahan | Yogyakarta | 17.15 WIB |
| Gambir | KA Purwojaya | Cilacap | 07.00 WIB |
Kebijakan pembatalan ini menyusul adanya proses evakuasi rangkaian kereta rel listrik (KRL) yang dilakukan oleh petugas di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa, 28 April 2026. Sebagai kompensasi, KAI memberikan fasilitas pengembalian biaya tiket penuh bagi penumpang terdampak.
Masyarakat yang telah memiliki tiket kereta tersebut dapat mengurus pengembalian dana 100 persen dalam jangka waktu tujuh hari ke depan. Selain pengembalian dana, perusahaan menyediakan opsi bagi pelanggan untuk mengganti jadwal perjalanan atau memilih kereta api lain yang masih tersedia.
"Kami memastikan seluruh pelanggan yang terdampak pembatalan akan mendapatkan pengembalian dana secara penuh atau difasilitasi untuk menggunakan perjalanan KA lainnya sesuai ketersediaan," tambah Franoto.
Manajemen menegaskan komitmennya untuk segera memulihkan kondisi operasional di wilayah Daop 1 Jakarta. Fokus utama dalam proses normalisasi ini tetap berpijak pada standar keselamatan perjalanan dan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa transportasi kereta api.
"Kami menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kepercayaan pelanggan serta berharap kondisi operasional dapat segera kembali normal," tegasnya.