KAI Amankan 115 Barang Milik Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

KAI Amankan 115 Barang Milik Penumpang di Stasiun Bekasi Timur
Foto: Ilustrasi KAI Amankan 115 Barang Milik Penumpang di Stasiun Bekasi Timur.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengamankan 115 barang milik penumpang yang tertinggal di area Stasiun Bekasi Timur hingga Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 21.24 WIB. Langkah ini merupakan bagian dari penanganan sistematis pascaperistiwa di kawasan tersebut.

Pendataan dan pengamanan aset pelanggan dilakukan langsung oleh petugas di lapangan, baik yang ditemukan di peron stasiun maupun di dalam gerbong kereta. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detik Travel, tercatat 60 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemilik sah.

Sisanya, sebanyak 55 barang saat ini masih berada dalam pengelolaan manajemen KAI dan menunggu proses klaim dari pemiliknya. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa petugas segera bergerak melakukan sterilisasi barang temuan sejak awal penanganan.

"Seluruh barang yang ditemukan telah kami amankan dan catat secara sistematis. Fokus kami saat ini adalah memastikan barang tersebut dapat kembali kepada pemiliknya melalui proses yang tertib dan terverifikasi," ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Penetapan prosedur verifikasi yang ketat bertujuan agar setiap barang yang memiliki nilai bagi pelanggan tersebut tidak jatuh ke tangan yang salah. Anne Purba menambahkan bahwa ketelitian menjadi kunci utama dalam proses pengembalian ini.

"Seluruh barang yang ditemukan telah kami amankan dan catat secara sistematis. Fokus kami saat ini adalah memastikan barang tersebut dapat kembali kepada pemiliknya melalui proses yang tertib dan terverifikasi," ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Pihak manajemen meminta masyarakat yang merasa kehilangan properti pribadi untuk mendatangi unit Lost and Found di stasiun tersebut. Proses serah terima nantinya akan didampingi oleh petugas guna memastikan validitas kepemilikan.

Selain layanan barang hilang, PT KAI juga mendirikan Posko Informasi yang dijadwalkan beroperasi hingga 11 Mei 2026 di lokasi yang sama. Posko ini berfungsi sebagai pusat bantuan bagi pelanggan dan keluarga yang memerlukan penanganan khusus.

Fasilitas yang tersedia di posko meliputi pemeriksaan kesehatan lanjutan serta bantuan koordinasi urusan administrasi. Selain itu, terdapat penyediaan layanan trauma healing secara bertahap untuk membantu pemulihan kondisi psikologis masyarakat terdampak.

Artikel terkait

Rekomendasi