Apple Tunjuk John Ternus Jadi CEO Gantikan Tim Cook September 2026

Apple Tunjuk John Ternus Jadi CEO Gantikan Tim Cook September 2026
Foto: Ilustrasi Apple Tunjuk John Ternus Jadi CEO Gantikan Tim Cook September 2026.

Raksasa teknologi Apple telah menetapkan John Ternus sebagai suksesor Tim Cook yang akan mulai menjabat secara efektif pada September 2026 mendatang. Pasca pengumuman tersebut, informasi mengenai produk perdana yang akan diperkenalkan di bawah kepemimpinan Ternus mulai beredar luas.

Mengutip laporan dari jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, yang dilansir dari Tekno, Ternus dijadwalkan melakukan debutnya sebagai CEO dengan merilis perangkat iPhone lipat. Strategi ini dipandang sebagai langkah penting untuk memposisikan Ternus sebagai figur sentral inovasi baru perusahaan.

Ternus sendiri merupakan sosok internal yang memiliki pengaruh besar di Apple. Sebelum diproyeksikan menjadi nakhoda perusahaan, ia dikenal sebagai salah satu teknisi utama yang mengomandani pengembangan iPad generasi pertama.

Pengalaman panjang tersebut kini kembali menjadi sorotan publik untuk membangun citranya sebagai inovator kunci. Kehadiran iPhone lipat diharapkan menjadi simbol dari kategori produk baru yang mampu memikat basis konsumen setia Apple di seluruh dunia.

Estimasi Harga dan Spesifikasi iPhone Lipat

Terkait nilai jual, iPhone lipat ini dilaporkan bakal dipasarkan dengan harga mulai dari 2.000 dollar AS atau setara dengan Rp 34,4 juta. Jika angka ini akurat, maka perangkat tersebut akan mencatatkan diri sebagai iPhone dengan harga tertinggi sepanjang sejarah rilis produk Apple.

Meskipun banderol tersebut tergolong sangat tinggi, kompetitor seperti Samsung telah lebih dahulu memasarkan ponsel lipat dengan rentang harga serupa sejak tujuh tahun silam. Apple tampaknya memilih pendekatan desain yang lebih praktis untuk perangkat layar lipat pertamanya.

Berdasarkan informasi dari Gizmodo, iPhone lipat akan mengusung konsep yang menyerupai iPhone standar saat dalam kondisi tertutup. Namun, ketika layar dibuka penuh, ukurannya akan bertransformasi dan menyerupai dimensi iPad mini agar lebih mudah dipahami oleh pengguna.

Data teknis yang beredar menyebutkan bahwa perangkat ini akan memiliki layar utama berukuran sekitar 7,8 inci saat dibuka. Sementara itu, pada bagian luar tersedia layar sekunder berukuran 5,5 inci untuk penggunaan saat ponsel dalam keadaan terlipat.

Inovasi Engsel dan Penetrasi Pasar

Apple juga dikabarkan tengah menyempurnakan mekanisme engsel dan teknologi panel layar khusus. Fokus utama pengembangan ini adalah meminimalkan bekas lipatan atau crease di bagian tengah layar agar hampir tidak terlihat oleh mata pengguna.

Sejumlah analis memprediksi bahwa iPhone Fold ini akan diperkenalkan pada tahun 2026. Jadwal peluncurannya diperkirakan bakal berbarengan dengan rilis generasi iPhone terbaru untuk tahun tersebut.

Masuknya Apple ke segmen ini menjadikannya salah satu produsen besar terakhir yang mengadopsi teknologi layar lipat. Hal ini menyusul langkah para kompetitor global seperti Samsung, Huawei, hingga Oppo yang sudah lebih dulu menguasai pasar tersebut.

Walaupun tergolong terlambat dibanding produsen lain, iPhone Fold dinilai tetap berpotensi mendominasi pasar secara signifikan. Kekuatan utamanya terletak pada loyalitas pengguna ekosistem Apple yang sangat besar di tingkat global.

Hingga saat ini, pihak Apple masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai rincian detail spesifikasi ponsel lipat tersebut. Informasi lebih mendalam baru akan diketahui secara pasti saat raksasa teknologi ini melakukan peluncuran produk secara formal.

Artikel terkait

Rekomendasi