Joan Mir Pastikan Hengkang dari Repsol Honda Akhir Musim 2026

Joan Mir Pastikan Hengkang dari Repsol Honda Akhir Musim 2026
Foto: Ilustrasi Joan Mir Pastikan Hengkang dari Repsol Honda Akhir Musim 2026.

Kelanjutan karier Joan Mir bersama Repsol Honda akhirnya mendapatkan kepastian resmi. Juara dunia MotoGP 2020 tersebut telah menyatakan bakal menyudahi masa baktinya dengan pabrikan asal Jepang itu pada akhir musim 2026.

Kabar tersebut disampaikan Mir di sela-sela rangkaian pekan balap MotoGP Catalunya 2026 yang berlangsung pada pertengahan Mei lalu. Meski baru disampaikan secara terbuka, keputusan meninggalkan Honda Racing Corporation ternyata sudah ditetapkan sejak lama, seperti dilansir dari Otomotif.

Isu kepergian pebalap asal Spanyol ini sebenarnya sudah lama beredar di area paddock. Rumor perpindahan pebalap lain yang mencuat sejak Februari lalu kian memperkuat spekulasi mengenai masa depan posisi Mir di dalam tim.

Fabio Quartararo dikabarkan telah menyepakati kontrak untuk bergabung dengan skuad HRC mulai musim kompetisi 2027. Selain itu, nama pebalap muda David Alonso turut dikaitkan dengan tim berlogo sayap mengepak tersebut.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen terkait isu perpindahan pebalap tersebut, selain dari konfirmasi kepindahan Mir. Tim baru yang akan menjadi pelabuhan Mir untuk musim mendatang juga masih belum terungkap.

Mantan penunggang Suzuki Ecstar ini menegaskan bahwa langkah untuk mengakhiri kerja sama dengan Honda didasari oleh prinsip pribadinya. Momentum tersebut dia tetapkan saat melakoni balapan di MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez pada April lalu.

"Tentu saja saya tahu kemampuan saya dalam hal mengendarai motor dan saya tahu apa yang bisa saya lakukan dengan motor ini," ujar Mir, dikutip dari Crash.net, Jumat (22/5/2026).

"Di Jerez saya memutuskan bahwa saya ingin pindah dari sini (Honda) dan sebentar lagi kalian akan tahu ke mana saya akan pergi," kata Mir.

Sayangnya, pencapaian positif Mir saat mengaspal di MotoGP Catalunya terpaksa batal. Posisi kedua yang sempat diamankannya dicabut oleh Race Direction karena pelanggaran regulasi tekanan ban.

Mir menerima sanksi penalti waktu 16 detik yang mengakibatkan posisinya merosot hingga ke urutan 13. Dampak dari hukuman tersebut membuat podium kedua otomatis berpindah kepada Francesco Bagnaia.

Bagi Bagnaia, raihan ini menjadi podium pertama dalam sesi balapan utama bersama Ducati Lenovo Team sejak terakhir kali naik podium bersama Marc Marquez di GP Jepang pada Oktober tahun lalu.

Artikel terkait

Rekomendasi