Rombongan jemaah haji Indonesia gelombang pertama mulai memasuki Kota Makkah, Arab Saudi, pada Kamis, 30 April 2026. Kedatangan perdana ini diawali oleh 360 jemaah dari Embarkasi Yogyakarta (YIA 01) yang menempati Hotel Al Asalah Al Bakiyyah di wilayah Misfalah sekitar pukul 13.45 waktu setempat.
Dilansir dari Detikcom, prosesi penyambutan jemaah dilakukan dengan tradisi khas melalui lantunan salawat badar dan pemberian taburan bunga. Lokasi hotel tempat menginap jemaah ini diketahui berjarak kurang lebih 7 kilometer dari Masjidil Haram.
Sejumlah perwakilan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi hadir langsung di lokasi untuk menyambut kedatangan tamu Allah tersebut. Mereka didampingi oleh para petugas haji Indonesia, termasuk Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, guna memastikan koordinasi berjalan lancar.
Fasilitas pelayanan langsung diberikan kepada para jemaah setibanya di lobi hotel berupa hidangan minuman dan makanan ringan. Selain itu, jemaah menerima bingkisan berupa suvenir Al-Qur'an serta tasbih digital sebagai penunjang ibadah selama berada di Tanah Suci.
Sistem distribusi kunci kamar dilakukan secara langsung saat kedatangan agar jemaah tidak perlu mengantre lama di lobi hotel. Langkah ini diambil oleh pihak pengelola hotel dan petugas agar para jemaah bisa segera memasuki kamar untuk beristirahat pascaperjalanan dari Madinah.
Secara keseluruhan, Kota Makkah menerima total 4.871 jemaah haji yang terbagi ke dalam 12 kelompok terbang (kloter) pada hari yang sama. Seluruh jemaah tersebut diberangkatkan secara bertahap menggunakan bus setelah sebelumnya menyelesaikan rangkaian ibadah di Madinah.
Daftar embarkasi yang mengirimkan jemaah pada fase kedatangan ini mencakup wilayah Yogyakarta, Jakarta-Pondok Gede, Kualanamu, Palembang, dan Kertajati. Selain itu, terdapat pula jemaah dari embarkasi Lombok, Solo, Batam, Makassar, serta Jakarta-Bekasi.