Remaja 15 Tahun Jadi Jemaah Haji Termuda Asal Ponorogo 2026

Remaja 15 Tahun Jadi Jemaah Haji Termuda Asal Ponorogo 2026
Foto: Ilustrasi Remaja 15 Tahun Jadi Jemaah Haji Termuda Asal Ponorogo 2026.

Seorang pelajar berusia 15 tahun 8 bulan bernama Suraya ditetapkan sebagai jemaah haji termuda dari total 565 jemaah asal Kabupaten Ponorogo yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 27 April 2026. Remaja asal Desa Bajang ini telah terdaftar dalam sistem pemberangkatan sejak masa kanak-kanak.

Data dari Kantor Kementerian Haji dan Umroh Ponorogo menunjukkan bahwa Suraya didaftarkan oleh pihak keluarganya sejak masih berusia dua tahun. Informasi mengenai komposisi jemaah haji tahun ini dilansir dari Cahaya, yang mencatatkan rentang usia jemaah antara 15 hingga 91 tahun.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Ponorogo, Marjuni, memberikan konfirmasi mengenai rincian usia jemaah yang masuk dalam kuota keberangkatan tahun ini. Ia menyebutkan terdapat perbedaan usia yang sangat signifikan di antara para calon haji.

"Yang tertua bu Siti Robingah usia 91 tahun. Sedangkan yang termuda 15.8 tahun," ungkap Marjuni, Senin (13/4/2026).

Marjuni menambahkan bahwa Suraya yang masih berstatus pelajar tersebut kemungkinan besar akan menunaikan ibadah haji bersama kerabat dekatnya. Koordinasi mengenai pendampingan selama di Arab Saudi telah dipersiapkan oleh otoritas terkait.

"Yang termuda ini didaftarkan sejak usia dua tahun oleh keluarganya. Sepertinya berangkat dengan kakaknya," kata Marjuni.

Seluruh rombongan asal Ponorogo tahun ini masuk ke dalam gelombang pertama melalui Embarkasi Juanda Surabaya. Jemaah terbagi menjadi dua kelompok terbang, yakni Kloter 19 yang berisi 389 orang dan Kloter 20 yang merupakan gabungan jemaah dari wilayah lain.

Persiapan administratif dan dokumen perjalanan dilaporkan telah mencapai angka 90 persen menjelang jadwal masuk asrama. Marjuni merinci pembagian kuota kloter untuk memastikan efisiensi pemberangkatan dari Jawa Timur.

"Sesuai jadwal untuk kloter 19 terisi 389 jemaah haji termasuk petugas seluruhnya dari Ponorogo. Sedangkan kloter 20 gabungan Magetan dan Sidoarjo," urainya.

Berdasarkan jadwal resmi, Kloter 19 akan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Minggu (26/4/2026) dini hari, disusul Kloter 20 pada pagi harinya. Seluruh jemaah akan menjalani masa karantina singkat selama 24 jam sebelum terbang menuju Madinah.

Pihak kementerian mengimbau masyarakat untuk memberikan dukungan doa agar seluruh prosesi ibadah berjalan lancar sesuai rencana perjalanan yang telah ditetapkan. Rombongan pertama dijadwalkan mendarat di Madinah untuk melaksanakan ibadah sunah.

"Mereka akan landing di Madina terlebih dahulu. Melaksanakan sunah dulu, baru nanti bergeser ke Makkah. Didoakan ya," pintanya.

Kloter 19 dijadwalkan terbang pada 27 April 2026 pukul 03.55 WIB, sementara Kloter 20 akan diberangkatkan pada hari yang sama pukul 12.10 WIB.

Artikel terkait

Rekomendasi