Ratusan jemaah haji kelompok terbang (kloter) 32 Embarkasi Surabaya tiba di Bandara Pangeran Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah pada Kamis (30/4/2026) malam dengan membawa paket kesehatan khusus. Bingkisan berupa tas kecil biru muda tersebut merupakan bantuan medis dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Pemberian paket Medical Kit tersebut dilakukan saat prosesi pelepasan jemaah di Bandara Juanda, Surabaya, sebelum keberangkatan menuju Arab Saudi. Sebagaimana dilansir dari Nasional, jemaah asal Lamongan dan Tulungagung terlihat membawa tas bertuliskan "Bantuan Wakil Presiden Republik Indonesia" saat memasuki area kedatangan.
Sulaiman, seorang jemaah asal Lamongan, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Dia menyebutkan bahwa isi tas tersebut sangat membantu kondisi fisiknya selama perjalanan udara yang memakan waktu cukup lama.
"Ini dapat dari Pak Gibran, isinya obat-obatan. Terima kasih, saya sangat gembira," katanya, Kamis.
Kondisi kabin pesawat yang dingin selama sembilan jam penerbangan menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah. Keberadaan obat-obatan dalam paket tersebut menjadi solusi cepat bagi mereka yang mulai merasa tidak enak badan selama di pesawat.
Ketua Kloter SUB-32, Supriyadi Nursalam, menjelaskan bahwa isi paket kesehatan tersebut telah disesuaikan dengan standar otoritas medis. Paket amunisi darurat ini mencakup obat anti-mabuk, pereda nyeri, pereda batuk, obat diare, obat masuk angin cair, minyak angin, masker, hingga tasbih digital.
"Rasanya senang sekali karena ini sangat berguna sekali buat jemaah. Di pesawat tadi sudah banyak yang digunakan obat-obatannya, utamanya obat masuk angin karena dingin di pesawat. Jadi semua sudah alhamdulillah digunakan oleh jemaah," terang Supriyadi.
Supriyadi menambahkan bahwa seluruh anggota rombongan yang berjumlah 380 orang mendarat dalam keadaan sehat. Dari total jemaah tersebut, tercatat ada 13 orang pengguna kursi roda yang semuanya berhasil tiba di Madinah tanpa kendala.
"Jemaah SUB-32 ini semuanya alhamdulillah terbang, tidak ada yang tertinggal. Dengan total 380 orang dan ada 13 pengguna kursi roda, semuanya sudah sampai di Madinah," pungkasnya.
Setelah proses administrasi di bandara selesai, seluruh rombongan langsung diarahkan menuju Hotel Taiba Front di Sektor 1 Madinah. Para jemaah dijadwalkan akan menjalankan ibadah di Kota Nabi sebelum nantinya dimobilisasi menuju Hotel Lulua Al Matthab di Sektor 1 Makkah untuk persiapan puncak haji.