Ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter 30 Embarkasi Makassar mulai memadati Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, pada Senin (11/5/2026) malam. Kelompok terbang ini dijadwalkan bertolak menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 20.15 WITA.
Dilansir dari Cahaya, Kloter 30 ini membawa total 393 orang yang terdiri dari jemaah asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dan Provinsi Gorontalo. Rincian komposisi jemaah meliputi 173 orang dari Kabupaten Wajo dan 214 orang dari Gorontalo, dengan pembagian gender sebanyak 141 jemaah laki-laki serta 252 jemaah perempuan.
Proses penerimaan di asrama melibatkan sejumlah petugas yang menangani registrasi, pemeriksaan dokumen kesehatan dan imigrasi, hingga pengaturan logistik koper jemaah. Berdasarkan data kesehatan, terdapat 91 jemaah dengan kategori risiko tinggi berat, 96 jemaah risiko sedang, dan 158 jemaah risiko ringan.
Ketua Pembimbing Ibadah Kloter 30 Embarkasi Makassar, Marwah, menjelaskan adanya perbedaan alur kedatangan bagi rombongan asal Gorontalo dibandingkan jemaah asal Wajo. Beberapa jemaah Gorontalo tidak singgah di asrama haji melainkan langsung menuju titik temu di bandara.
"Cuma perbedaannya ada sedikit perbedaan karena jemaah sebagian dari Gorontalo itu tidak masuk di asrama haji, tetapi mereka hanya transit di bandara, jadi ketemuan nanti di Bandara Hasanuddin," katanya Marwah, Ketua Pembimbing Ibadah Kloter 30 Embarkasi Makassar.
Jemaah asal Gorontalo dijadwalkan terbang menuju Makassar pada Selasa siang agar dapat bergabung tepat waktu sebelum keberangkatan internasional kloter tersebut.
"Kami bersamaan berangkat dengan Gorontalo, cuma mereka dari Gorontalo itu besok berangkatnya," ujarnya Marwah.
Pihak penyelenggara menekankan pentingnya kesiapan fisik mengingat banyaknya jemaah yang masuk dalam kategori pemantauan kesehatan khusus selama perjalanan udara.
"Besok berangkat dari Gorontalo jam 2 siang, insyaallah mereka sudah tiba di Bandara Hasanuddin," tambah dia Marwah.
Marwah menutup penjelasannya dengan menitipkan harapan agar seluruh proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi berjalan tanpa kendala bagi seluruh anggota rombongan.
"Insyaallah, semoga kami semua yang tergabung dalam kloter 30 senantiasa dalam lindungan Allah," jelasnya Marwah.