Ribuan Jemaah Haji Indonesia Gelombang Pertama Tiba di Madinah

Ribuan Jemaah Haji Indonesia Gelombang Pertama Tiba di Madinah
Foto: Ilustrasi Ribuan Jemaah Haji Indonesia Gelombang Pertama Tiba di Madinah.

Ribuan jemaah haji asal Indonesia mulai mendarat di Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdulaziz, Madinah, pada Rabu (22/4/2026). Sebanyak 5.997 jemaah dari 15 kelompok terbang dijadwalkan tiba pada hari pertama kedatangan untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Dilansir dari Nasional, kedatangan perdana ini berasal dari kloter Yogyakarta (YIA) 1 yang membawa 360 orang menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 6501 pada pukul 06.35 Waktu Arab Saudi (WAS). Meski sempat mengalami keterlambatan, proses pendaratan berjalan lancar dengan sambutan hangat dari otoritas setempat.

Rombongan berikutnya asal Jakarta Pondok Gede (JKG) mendarat pukul 07.40 WAS dengan membawa 393 jemaah menggunakan maskapai yang sama. Para jemaah langsung diberikan sambutan berupa setangkai mawar, kurma, dan cokelat sebagai tanda selamat datang di Madinah.

"Ahlan wa sahlan, mabrur Insya Allah," kata petugas bandara Arab Saudi yang ikut menyambut hangat jemaah, sembari membagikan kurma, Rabu (22/4/2026).

Petugas Haji Indonesia Daerah Kerja Bandara turut bersiaga membantu jemaah, terutama bagi lansia yang membutuhkan kursi roda atau bantuan membawa perlengkapan. Suasana haru menyelimuti terminal saat para petugas menyapa jemaah yang baru saja menyelesaikan perjalanan udara panjang.

"Selamat datang di Madinah, Bapak Ibu," kata para petugas haji.

Tangis haru pecah di kalangan jemaah, salah satunya Ali Duriat Embon, pria berusia 71 tahun asal Jakarta Timur yang merasa sangat bersyukur dapat menginjakkan kaki di tanah suci di usia senja.

"Saya bersyukur, sudah tua bisa berhaji ke Baitullah," suara Ali Duriat Embon tercekat.

Kebahagiaan serupa dirasakan oleh Irfan Ali Fauzi, putra Ali, yang berkesempatan mendampingi ayahnya menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

"Bisa berhaji bersama ayah itu Masya Allah. Ayah saya daftar 2013 saya daftar 2016. Kemudian bisa daftar sebagai pendamping," kata Irfan Ali Fauzi.

Jemaah asal kloter Jakarta Pondok Gede mendapatkan kemudahan melalui fasilitas fast track atau Mekkah Route. Layanan ini memungkinkan proses imigrasi diselesaikan di Indonesia sehingga jemaah bisa langsung menuju bus setibanya di bandara.

Artikel terkait

Rekomendasi