Sebanyak 4.871 jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam gelombang pertama mulai diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah pada Kamis, 30 April 2026. Kepindahan ini dilakukan setelah para jemaah menyelesaikan ibadah Arbain dan rangkaian ziarah di Kota Nabi.
Pergerakan perdana ini melibatkan 12 kelompok terbang (kloter) dari berbagai embarkasi di tanah air, sebagaimana dilansir dari Cahaya. Setibanya di Kota Kelahiran Nabi, ribuan jemaah tersebut akan langsung menempati hotel di sektor masing-masing sebelum melaksanakan rangkaian umrah wajib.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, mengonfirmasi bahwa seluruh skema penyambutan telah dimatangkan. Kesiapan tersebut mencakup sektor transportasi, akomodasi hotel, hingga pengaturan teknis prosesi ibadah umrah bagi seluruh jemaah yang tiba.
"Insyaallah daker Mekkah akan menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama dari Madinah. Di data yang kami miliki, Insyaallah ada 12 kloter nantinya akan diberangkatkan dari Kota Madinah," kata Ihsan Faisal, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah.
Pemberangkatan jemaah menggunakan bus antarkota dengan standar operasional prosedur yang ketat. Sebelum menuju Makkah, jemaah diwajibkan mengambil miqat dan berihram di Bir Ali atau Dzulhulaifah agar sah secara syariat.
"Embarkasi YIA 1 berangkat dari Madinah pukul 07.00 pagi dan sampai Makkah sekitar pukul 13.00 waktu setempat," kata Ihsan Faisal, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah.
Ihsan juga menambahkan bahwa urusan logistik koper akan sepenuhnya ditangani oleh petugas khusus. Hal ini bertujuan agar jemaah dapat langsung beristirahat di kamar hotel masing-masing guna memulihkan kondisi fisik sebelum menjalankan umrah wajib.
"Sudah ada ummal atau petugas bagasi yang menangani. Jemaah tidak perlu menyentuh kopernya lagi," kata Ihsan Faisal, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah.
Proses kedatangan di hotel diatur secara bertahap untuk menghindari penumpukan. Petugas PPIH sektor bersama perwakilan syarikah akan memandu ketua regu atau rombongan dalam pengambilan kunci kamar dan kartu rute bus shalawat sebelum jemaah turun dari bus.
| Kloter | Hotel | Wilayah (Sektor) |
|---|---|---|
| YIA 01 | Hotel Al Asalah Al Bakkiya | Misfalah (Sektor 7) |
| JKG 01 | Hotel Lulua Almashaer | Misfalah (Sektor 7) |
| KNO 01 | Hotel Wehdah Al Khair | Jarwal (Sektor 6) |
| PLM 01 | Hotel Braj Almisk | Jarwal (Sektor 6) |
| BTH 01 | Hotel Al Zaer Al Akhyar | Syisyah (Sektor 2) |
| JKS 01 | Hotel Lulua Almashaer | Misfalah (Sektor 9) |
| KJT 01 | Hotel Luluat Albait | Misfalah (Sektor 8) |
| SOC 01 | Hotel Safa Almurjan | Syisyah (Sektor 2) |
| LOP 01 | Hotel Manar Al Bait | Raudah (Sektor 4) |
| UPG 01 | Hotel Aldera | Syisyah (Sektor 2) |
| JKG 02 | Hotel Lulua Almashaer | Misfalah (Sektor 7) |
| UPG 02 | Hotel Manar Al Bait | Syisyah (Sektor 2) |