Seorang jemaah haji Indonesia bernama Muhammad Firdaus Akhlan yang sempat dilaporkan hilang di Makkah akhirnya ditemukan dalam kondisi wafat dan telah dimakamkan pada Sabtu (23/5/2026).
Dilansir dari Detikcom, kepastian identitas almarhum diperoleh setelah Tim Perlindungan Jemaah bersama istri korban mendatangi salah satu rumah sakit di Makkah untuk melakukan proses identifikasi terhadap jenazah tanpa identitas.
Almarhum yang tergabung dalam Kloter 27 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 27) sebelumnya dilaporkan hilang sejak 15 Mei 2026 setelah keluar dari hotel tempatnya menginap tanpa membawa telepon genggam, kartu Nusuk, maupun kartu identitas.
Pihak Pemerintah Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kini telah menyiapkan program badal haji yang akan dilaksanakan oleh petugas untuk menggantikan almarhum.
Istri almarhum, Nafsiah Nawan, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja keras seluruh petugas yang membantu mencari suaminya hingga proses pemakaman selesai.
"Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih banyak. Saya dari Indonesia ini, (kepada) para petugas Indonesia. Atas bantuannya yang saya bersyukur, Masyaallah ya, begitu besar. Mudah-mudahan atas bantuannya dari Indonesia juga, Allah berikan selalu kesehatan. Allah jaga, Allah pelihara. Itu saja dari saya," kata Nafsiah, Sabtu (23/5/2026).
Suasana haru mengiringi pelepasan almarhum, dan pihak keluarga juga menyampaikan permohonan maaf serta doa terbaik untuk mendiang selama berada di Tanah Suci.
"Mudah-mudahan Pak Firdaus ini dapat pertolongan, juga jemaah Indonesia. Mudah-mudahan Pak Firdaus, Allah hapuskan dosanya. Diterima amal ibadahnya. Diluaskan kuburnya, dijadikan kuburnya raudhah min riyadhil jannah. Sekali lagi saya mohon maaf dan terima kasih. Mungkin hanya itu saja yang saya bisa sampaikan," ucapnya.