Sebanyak 445 jemaah haji asal Kepulauan Riau yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Batam tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, pada Rabu (22/4/2026) sore. Setibanya di sana, sejumlah jemaah langsung melakukan aksi sujud syukur di halaman bandara sebagai bentuk syukur atas keselamatan perjalanan mereka ke Kota Nabi.
Aksi emosional terlihat saat tiga orang jemaah bersujud dengan khidmat di atas lantai bandara sebelum menyeka air mata haru. Dilansir dari Detikcom, para jemaah tersebut merupakan rombongan asal Tanjungpinang, Lingga, Bintan, dan Batam yang memulai rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Kepulauan Riau, Muhammad Syafii, merinci bahwa total jemaah dalam kloter perdana ini terdiri dari 27 orang asal Kabupaten Lingga, 44 orang asal Kabupaten Bintan, 145 orang asal Kota Tanjungpinang, dan 275 orang asal Kota Batam. Rombongan ini juga didampingi oleh empat orang petugas selama perjalanan.
"Alhamdulillah kloter pertama ini lengkap, dan kita berharap seluruh jemaah berangkat dan kembali dalam kondisi lengkap," katanya Muhammad Syafii, Kepala Kanwil Kepri.
Penegasan mengenai kondisi kesehatan dan kelengkapan jemaah disampaikan Syafii saat prosesi pelepasan di Bandara Internasional Hang Nadim. Ia mencatat bahwa dalam rombongan ini, jemaah tertua memiliki usia 71 tahun, sementara jemaah termuda berusia 18 tahun.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak penyelenggara haji dan menitipkan pesan agar para jemaah dapat beribadah secara maksimal.
"Ibadah haji adalah perjalanan suci yang penuh makna. Banyak jemaah yang menunggu bertahun-tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci," ujar Ansar Ahmad, Gubernur Kepri.
Berdasarkan data keberangkatan, jemaah Kloter 1 ini dilepas secara resmi di Batam sebelum terbang menuju Madinah. Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian prosesi ibadah berjalan lancar bagi seluruh warga Kepulauan Riau tersebut.