Jeje Adriel Didiagnosis Kanker Limfoma Hodgkins Stadium Dua

Jeje Adriel Didiagnosis Kanker Limfoma Hodgkins Stadium Dua
Foto: Ilustrasi Jeje Adriel Didiagnosis Kanker Limfoma Hodgkins Stadium Dua.

Seorang pria berusia 25 tahun bernama Jeje Adriel didiagnosis mengidap kanker limfoma hodgkins stadium dua pada 17 April 2026 di Jakarta Utara. Penyakit ini terdeteksi setelah munculnya pembengkakan pada salah satu sisi lehernya yang tidak disertai gejala umum lainnya.

Kisah ini bermula saat Jeje menyadari adanya benjolan kecil di bagian kiri lehernya. Dilansir dari Detik Health, kondisi tersebut sempat dianggap membaik karena benjolan mengecil saat ia menerapkan gaya hidup sehat serta metode intermittent fasting, namun kemudian kembali membesar secara perlahan.

"Awalnya coba intermittent fasting gaya hidup sehat dan lain-lain. Sempat mengecil tapi lama-kelamaan dia tetep membesar pelan-pelan. Untuk gejala lain nggak ada kayak demam keringat dingin dan lain-lain, tidak ada sama sekali makanya agak telat juga ngeceknya," cerita Jeje.

Diagnosis medis akhirnya mengonfirmasi keberadaan kanker kelenjar getah bening tersebut. Jeje kini dijadwalkan untuk menjalani serangkaian prosedur kemoterapi guna menangani sel kanker yang mulai menyebar di area diafragma yang sama.

"Kita akan berperang nanti ini. Kenapa stadium 2 karena punya gue tuh ada di kiri sama di kanan. Walaupun di kanan ini nggak ada teraba, tapi ada kayak kecil," ceritanya.

Limfoma hodgkins merupakan jenis kanker yang menyerang sistem limfatik, termasuk limpa, amandel, dan sumsum tulang. Kanker ini muncul akibat mutasi DNA pada limfosit B yang menyebabkan sel-sel membelah secara cepat dan menumpuk di kelenjar getah bening.

Berdasarkan informasi medis, terdapat beberapa faktor risiko yang meningkatkan peluang seseorang terkena penyakit ini, seperti rentang usia 20-30 tahun atau di atas 65 tahun. Riwayat keluarga, infeksi virus seperti HIV dan Epstein-Barr, serta gangguan sistem kekebalan tubuh juga menjadi faktor pemicu yang signifikan.

Gejala umum yang patut diwaspadai meliputi pembengkakan kelenjar di leher, ketiak, atau selangkangan. Selain itu, penderita sering kali mengalami kelelahan, demam, gatal-gatal pada kulit, hingga penurunan berat badan secara drastis tanpa penyebab yang jelas.

Tingkat keparahan penyakit ini dikategorikan dalam empat stadium. Pada stadium dua yang dialami Jeje, kanker telah melibatkan dua atau lebih area kelenjar getah bening pada sisi diafragma yang sama, sementara stadium empat menandakan penyebaran sudah mencapai organ di luar sistem limfatik.

Artikel terkait

Rekomendasi