Jasa Marga Rombak Direksi dan Bagikan Dividen Rp 1,1 Triliun

Jasa Marga Rombak Direksi dan Bagikan Dividen Rp 1,1 Triliun
Foto: Ilustrasi Jasa Marga Rombak Direksi dan Bagikan Dividen Rp 1,1 Triliun.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) merombak susunan komisaris dan direksi serta menetapkan pembagian dividen senilai Rp 1,1 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Rabu (20/5/2026).

Perombakan pengurus BUMN operator jalan tol tersebut, seperti dilansir dari Kompas, meliputi pengangkatan Asrorun NiÔÇÖam Sholeh dan Nurul Ghufron sebagai komisaris baru, serta Andry Tanudjaja selaku Wakil Direktur Utama.

Asrorun Ni'am Sholeh merupakan Ketua MUI Bidang Fatwa dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Nahdlah IBS, sedangkan Nurul Ghufron adalah akademisi hukum sekaligus mantan Wakil Ketua KPK periode 2019-2024.

Selain restrukturisasi manajemen, emiten berkode saham JSMR ini mengalokasikan 31 persen dari laba bersih tahun buku 2025 untuk dividen, yang setara dengan Rp 156,2 per lembar saham.

"Besaran dividen per lembar saham (Dividend Per Share/DPS) adalah sebesar Rp 156,2, sama dengan DPS periode sebelumnya. Dividen tersebut akan dibagikan secara proporsional kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date) 4 Juni 2026, dengan jadwal pembagian dividen pada 19 Juni 2026," kata Rivan, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (20/05/2026).

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa sisa laba bersih tahun buku 2025 akan ditempatkan sebagai laba ditahan untuk cadangan perusahaan.

Sepanjang tahun 2025, Jasa Marga membukukan core profit stabil pada angka Rp 3,7 triliun serta kenaikan pendapatan usaha sebesar 5,8 persen secara tahunan menjadi Rp 19,8 triliun.

Pertumbuhan pendapatan tersebut ditopang oleh kontribusi lini bisnis tol sebesar Rp 18,2 triliun dan pendapatan usaha lainnya yang mencapai Rp 1,6 triliun, di mana EBITDA perseroan ikut terkerek naik menjadi Rp 13,3 triliun dengan margin 67 persen.

"Jasa Marga berhasil menjaga pertumbuhan kinerja yang stabil dan resilien. Stabilitas core profit didukung oleh pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA, serta didukung oleh keberhasilan Perseroan dalam menurunkan beban keuangan secara konsolidasi sebesar 10,5 persen (yoy) sebagai dampak positif dari aksi korporasi equity financing yang dilakukan pada akhir 2024," kata Rivan.

Hingga akhir tahun buku tersebut, Jasa Marga telah mengoperasikan total 1.294 kilometer jalan tol dari keseluruhan konsesi sepanjang 1.736 kilometer yang merepresentasikan 42 persen pangsa pasar jalan tol di Indonesia.

Volume transaksi di seluruh ruas tol milik perseroan tercatat mencapai 1,31 miliar kendaraan sepanjang tahun 2025, dengan lalu lintas harian rata-rata menyentuh angka 3,58 juta kendaraan.

Artikel terkait

Rekomendasi