Rekayasa lalu lintas contraflow diberlakukan dari Gerbang Tol Halim 3 hingga Senayan guna mengurai kemacetan panjang yang melanda sejumlah ruas Tol Dalam Kota Jakarta pada Selasa (19/5/2026) pagi. Langkah solutif ini diambil akibat terjadinya lonjakan volume kendaraan yang signifikan di jalur bebas hambatan tersebut.
Berdasarkan informasi resmi PT Jasa Marga pada pukul 07.30 WIB yang dilansir dari Megapolitan, penumpukan kendaraan terpantau sangat padat di ruas Cawang menuju Tebet. Kepadatan lalu lintas ini dipicu oleh tingginya volume kendaraan yang mengarah ke pusat kota.
ÔÇ£Cawang KM 00 - KM 02 arah Tebet PADAT, kepadatan volume lalin,ÔÇØ tulis Jasa Marga, Selasa pagi.
Kondisi serupa menjalar ke ruas Pancoran menuju Kuningan serta Menteng, ditambah jalur Semanggi menuju Kebayoran yang tersendat imbas tingginya volume kendaraan di jalan arteri. Di sisi lain, hambatan juga terjadi di tol koridor Benda menuju Cengkareng akibat kendala teknis pada satu unit angkutan barang.
ÔÇ£Benda KM 32 - Cengkareng KM 31 PADAT, ada kendaraan Truk gangguan di lajur 1/kiri, petugas menuju lokasi,ÔÇØ lanjut keterangan tersebut.
Guna mengatasi penumpukan yang kian memanjang, petugas segera membuka lajur lawan arah di titik strategis. Akses rekayasa lalu lintas tersebut disiapkan mulai dari kilometer awal setelah gerbang tol utama utara menuju arah barat Jakarta.
ÔÇ£Setelah GT Halim 3 KM 01+300 - Senayan KM 08+100 DIBERLAKUKAN LAJUR CONTRAFLOW/kanan, harap tertib di antrean,ÔÇØ tulis Jasa Marga.
Selain area Tol Dalam Kota, kepadatan arus juga terdeteksi di Tol Jagorawi, khususnya pada rute TMII menuju Cawang serta Kalicipinang menuju Cawang arah Tebet. Sebaliknya, arus lalu lintas dari arah Cawang menuju TMII, Cibubur, Bogor, hingga Ciawi terpantau ramai lancar.