Arus lalu lintas menuju wilayah Jabotabek mengalami peningkatan signifikan pada H+2 libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus atau Sabtu (16/5/2026). PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 161.805 kendaraan telah kembali ke wilayah tersebut dari empat Gerbang Tol (GT) Utama.
Data kumulatif pergerakan lalu lintas tersebut dihimpun dari GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung). Peningkatan volume kendaraan ini dilansir dari Money mencapai 11,90 persen jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang biasanya hanya berjumlah 144.601 kendaraan.
Mayoritas arus balik kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek bergerak dari arah Timur, yaitu Trans Jawa dan Bandung, dengan jumlah mencapai 74.533 kendaraan atau sekitar 46,1 persen. Sementara itu, volume kendaraan dari arah Selatan atau Puncak tercatat sebesar 44.316 kendaraan (27,4 persen) dan dari arah Barat atau Merak sebanyak 42.956 kendaraan (26,5 persen).
Secara rinci, kendaraan dari Trans Jawa yang melintasi GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencapai 33.991 kendaraan, melonjak 23,43 persen dari normal. Untuk arah Bandung, tercatat 40.542 kendaraan melintasi GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, naik 21,43 persen dari kondisi normal.
"Sebanyak 161.805 kendaraan masuk ke wilayah Jabotabek pada periode H+2 libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026," ujar Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga.
Pihak manajemen Jasa Marga menjabarkan akumulasi total pergerakan kendaraan yang berasal dari koridor utama bagian timur tersebut guna memetakan kepadatan jalan tol secara berkala.
"Jadi total lalu lintas masuk Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut sebanyak 74.533 kendaraan, naik sebesar 22,33 persen dari lalu lintas normal," jelas Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga.
Kondisi berbeda terjadi di arah Barat, di mana kendaraan dari Merak yang melewati GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak berjumlah 42.956 kendaraan, atau turun 4,75 persen dari kondisi normal. Adapun arus kendaraan dari arah Puncak yang melewati GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi mengalami kenaikan 14,88 persen menjadi 44.316 kendaraan.
Kepadatan arus masuk menuju Jabotabek diproyeksikan masih terus berjalan mengingat masa libur panjang telah usai. Jasa Marga memprediksi puncak arus balik susulan akan mendatangkan sekitar 189.000 kendaraan atau naik 8,1 persen dari lalu lintas normal.
"Oleh karena itu kami mengimbau pengguna jalan dapat mengantisipasi waktu perjalanan untuk menghindari potensi kepadatan," ucap Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga.
Para pengendara juga diingatkan untuk memastikan kesiapan fisik maupun kelaikan kendaraan sebelum melakukan perjalanan kembali ke ibu kota. Penggunaan kanal informasi digital sangat disarankan untuk memantau situasi rute perjalanan secara langsung.
"Kami mengingatkan pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan serta memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi lalu lintas secara real time," tutup Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga.