Kerusakan infrastruktur berupa jalan ambles di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, dilaporkan sering memicu kecelakaan kendaraan pada Selasa (14/4/2026). Titik kerusakan yang berada tepat di tikungan dari arah Kalibata tersebut dinilai membahayakan karena posisinya yang sulit terlihat oleh pengendara saat melintas.
Kondisi jalan yang berlubang ini sempat terekam dalam video unggahan akun Instagram @ijoeel dan menjadi viral di media sosial. Dilansir dari Megapolitan, pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pengendara sepeda motor hampir terperosok, meski beberapa pembatas jalan atau traffic cone telah dipasang sebagai penanda bagi warga yang lewat.
Franky, seorang pemilik usaha di sekitar lokasi kejadian, menyatakan bahwa dentuman akibat kendaraan yang terperosok sering terdengar hingga ke dalam tempat usahanya. Ia merasa khawatir mengingat letak kerusakan tersebut sangat dekat dengan tempat tinggal dan usahanya.
"Saya sering dengar suara keras saat mobil atau angkot masuk ke lubang, dari dalam toko saja terdengar jelas," ungkap Franky saat ditemui, Selasa (14/4/2026).
Pengusaha berusia 30 tahun tersebut menjelaskan bahwa kerusakan jalan ini awalnya bermula dari lubang berukuran kecil. Namun, seiring waktu dan beban kendaraan yang melintas untuk mengangkut barang, lubang tersebut terus melebar selama sepekan terakhir.
"Kalau keganggu sih keganggu apa lagi kan kita pakai mobil juga buat angkut barang, ya kalau harapan pasti sama kayak warga lain lah, dibenerin saja," jelas Franky.
Keterangan serupa diberikan oleh Ricky, warga setempat yang menyaksikan langsung beberapa insiden kendaraan terperosok di titik tersebut. Ia menyoroti letak lubang yang berada di tanjakan dan dekat dengan trotoar, sehingga meningkatkan risiko bahaya bagi pengguna jalan.
"Waktu itu pernah truk sedang angkut galon nyeblos kesitu, ini lubang juga baru kok, ya seminggu ini lah," jelas Ricky.
Pria tersebut menambahkan bahwa peristiwa ini merupakan fenomena pertama yang terjadi di lokasi tersebut. Menurut pengamatannya, kerusakan semakin parah setelah ada kendaraan berat yang melintasi lubang kecil di sana.
"Awalnya dikit, kecil, kecil, terus ada truk ambles di sini, bahaya itu apa lagi dekat trotoar dan jalan agak nanjak ya," ungkap Ricky.
Meskipun penyebab pasti amblesnya jalan belum teridentifikasi, Ricky berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen. Hal ini didasari adanya insiden angkot yang hampir mengalami kecelakaan di lokasi yang sama pada waktu sore hari.
"Ya, kalau bisa ditambal dibenerin biar bagus saja, soalnya kemarin juga angkot pas sore gitu ya, di sini, untung lolos dari lubang," ungkap Ricky.
Petugas dari Dinas Bina Marga dilaporkan telah melakukan peninjauan ke lokasi pada Senin (13/4/2026) kemarin. Namun, hingga berita ini disusun, Benhard Hutajulu selaku Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana perbaikan jalan tersebut.