Pemerintah telah menetapkan jadwal operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 bagi jamaah asal Indonesia. Dilansir dari Info, rangkaian perjalanan suci ini dijadwalkan mulai berlangsung pada 21 April 2026.
Berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025, tanggal tersebut menjadi momen pertama jamaah memasuki asrama haji. Seluruh proses penyelenggaraan diperkirakan akan memakan waktu sekitar 30 hari.
Proses keberangkatan menuju Tanah Suci akan dibagi ke dalam dua fase utama. Gelombang pertama dijadwalkan mulai terbang dari Indonesia pada 22 April 2026 dengan rute langsung menuju Madinah.
Jamaah yang tergabung dalam gelombang awal ini akan menetap sementara di Madinah untuk melaksanakan ibadah Arbain. Setelah menyelesaikan rangkaian tersebut, mereka baru akan bertolak menuju Makkah.
Sementara itu, pemberangkatan gelombang kedua akan dimulai pada 7 Mei 2026. Berbeda dengan fase sebelumnya, jamaah gelombang ini langsung menuju Jeddah untuk kemudian meneruskan perjalanan ke Makkah.
Setibanya di Makkah, jamaah gelombang kedua akan langsung menunaikan ibadah umrah wajib. Hal ini dilakukan sekaligus sebagai langkah persiapan menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah.
| Tanggal Miladiyah | Tanggal Hijriah | Keterangan Agenda |
|---|---|---|
| 21 April 2026 | 4 Zulkaidah 1447 H | Jemaah haji masuk asrama haji |
| 22 April 2026 | 5 Zulkaidah 1447 H | Awal pemberangkatan Gelombang I ke Madinah |
| 1 Mei 2026 | 14 Zulkaidah 1447 H | Awal pergerakan Gelombang I dari Madinah ke Makkah |
| 6 Mei 2026 | 19 Zulkaidah 1447 H | Akhir pemberangkatan Gelombang I ke Madinah |
| 7 Mei 2026 | 20 Zulkaidah 1447 H | Awal pemberangkatan Gelombang II ke Jeddah |
| 21 Mei 2026 | 4 Zulhijah 1447 H | Penutupan kedatangan di Jeddah (Closing Date) |
| 25 Mei 2026 | 8 Zulhijah 1447 H | Pemberangkatan dari Makkah ke Arafah |
| 26 Mei 2026 | 9 Zulhijah 1447 H | Wukuf di Arafah |
| 27 Mei 2026 | 10 Zulhijah 1447 H | Hari Raya Idul Adha 1447 H |
| 1 Juni 2026 | 15 Zulhijah 1447 H | Awal pemulangan Gelombang I ke Tanah Air |
| 7 Juni 2026 | 21 Zulhijah 1447 H | Awal pergerakan Gelombang II ke Madinah |
| 16 Juni 2026 | 1 Muharam 1448 H | Awal pemulangan Gelombang II dari Madinah |
| 30 Juni 2026 | 15 Muharam 1448 H | Akhir pemulangan Gelombang II ke Tanah Air |
| 1 Juli 2026 | 16 Muharam 1448 H | Akhir kedatangan jamaah di Indonesia |
Panduan Persiapan Barang Bawaan
Kementerian Agama menekankan pentingnya persiapan fisik dan logistik bagi calon jamaah. Dikutip dari Info, jamaah disarankan membawa sekitar lima stel pakaian, termasuk seragam batik nasional sebagai identitas resmi.
Beberapa dokumen vital tidak boleh diletakkan di dalam koper bagasi, melainkan harus dibawa dalam tas kabin atau tas selempang. Dokumen ini meliputi paspor, visa, bukti lunas Bipih, dan kartu BPJS.
Barang berharga seperti kartu ATM internasional, ponsel, serta dokumen yang tidak terpakai di Arab Saudi seperti SIM dan KTP sebaiknya disimpan di tempat aman yang mudah dipantau oleh pemiliknya.
Daftar Barang Terlarang dalam Penerbangan
Demi faktor keselamatan penerbangan, terdapat aturan ketat mengenai benda yang dilarang masuk ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Larangan ini mencakup benda tajam seperti pisau, silet, dan gunting.
Benda tumpul seperti alat pancing, bahan peledak, senjata api, serta zat kimia korosif juga sepenuhnya dilarang. Termasuk di dalamnya adalah produk hewani segar seperti susu mentah dan daging.
Cairan dengan volume lebih dari 100 ml dilarang masuk kabin, begitu pula dengan rokok elektronik atau vape. Untuk power bank, kapasitas maksimal yang diizinkan adalah di bawah 20.000 mAh dan wajib dibawa ke kabin.