Jadwal Keberangkatan Haji Indonesia 21 April 2026 Dimulai

Jadwal Keberangkatan Haji Indonesia 21 April 2026 Dimulai
Foto: Ilustrasi Jadwal Keberangkatan Haji Indonesia 21 April 2026 Dimulai.

Pemerintah telah menetapkan jadwal operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 bagi jamaah asal Indonesia. Dilansir dari Info, rangkaian perjalanan suci ini dijadwalkan mulai berlangsung pada 21 April 2026.

Berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025, tanggal tersebut menjadi momen pertama jamaah memasuki asrama haji. Seluruh proses penyelenggaraan diperkirakan akan memakan waktu sekitar 30 hari.

Proses keberangkatan menuju Tanah Suci akan dibagi ke dalam dua fase utama. Gelombang pertama dijadwalkan mulai terbang dari Indonesia pada 22 April 2026 dengan rute langsung menuju Madinah.

Jamaah yang tergabung dalam gelombang awal ini akan menetap sementara di Madinah untuk melaksanakan ibadah Arbain. Setelah menyelesaikan rangkaian tersebut, mereka baru akan bertolak menuju Makkah.

Sementara itu, pemberangkatan gelombang kedua akan dimulai pada 7 Mei 2026. Berbeda dengan fase sebelumnya, jamaah gelombang ini langsung menuju Jeddah untuk kemudian meneruskan perjalanan ke Makkah.

Setibanya di Makkah, jamaah gelombang kedua akan langsung menunaikan ibadah umrah wajib. Hal ini dilakukan sekaligus sebagai langkah persiapan menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah.

Tabel Rencana Perjalanan Haji Tahun 2026 M / 1447 H
Tanggal MiladiyahTanggal HijriahKeterangan Agenda
21 April 20264 Zulkaidah 1447 HJemaah haji masuk asrama haji
22 April 20265 Zulkaidah 1447 HAwal pemberangkatan Gelombang I ke Madinah
1 Mei 202614 Zulkaidah 1447 HAwal pergerakan Gelombang I dari Madinah ke Makkah
6 Mei 202619 Zulkaidah 1447 HAkhir pemberangkatan Gelombang I ke Madinah
7 Mei 202620 Zulkaidah 1447 HAwal pemberangkatan Gelombang II ke Jeddah
21 Mei 20264 Zulhijah 1447 HPenutupan kedatangan di Jeddah (Closing Date)
25 Mei 20268 Zulhijah 1447 HPemberangkatan dari Makkah ke Arafah
26 Mei 20269 Zulhijah 1447 HWukuf di Arafah
27 Mei 202610 Zulhijah 1447 HHari Raya Idul Adha 1447 H
1 Juni 202615 Zulhijah 1447 HAwal pemulangan Gelombang I ke Tanah Air
7 Juni 202621 Zulhijah 1447 HAwal pergerakan Gelombang II ke Madinah
16 Juni 20261 Muharam 1448 HAwal pemulangan Gelombang II dari Madinah
30 Juni 202615 Muharam 1448 HAkhir pemulangan Gelombang II ke Tanah Air
1 Juli 202616 Muharam 1448 HAkhir kedatangan jamaah di Indonesia

Panduan Persiapan Barang Bawaan

Kementerian Agama menekankan pentingnya persiapan fisik dan logistik bagi calon jamaah. Dikutip dari Info, jamaah disarankan membawa sekitar lima stel pakaian, termasuk seragam batik nasional sebagai identitas resmi.

Beberapa dokumen vital tidak boleh diletakkan di dalam koper bagasi, melainkan harus dibawa dalam tas kabin atau tas selempang. Dokumen ini meliputi paspor, visa, bukti lunas Bipih, dan kartu BPJS.

Barang berharga seperti kartu ATM internasional, ponsel, serta dokumen yang tidak terpakai di Arab Saudi seperti SIM dan KTP sebaiknya disimpan di tempat aman yang mudah dipantau oleh pemiliknya.

Daftar Barang Terlarang dalam Penerbangan

Demi faktor keselamatan penerbangan, terdapat aturan ketat mengenai benda yang dilarang masuk ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Larangan ini mencakup benda tajam seperti pisau, silet, dan gunting.

Benda tumpul seperti alat pancing, bahan peledak, senjata api, serta zat kimia korosif juga sepenuhnya dilarang. Termasuk di dalamnya adalah produk hewani segar seperti susu mentah dan daging.

Cairan dengan volume lebih dari 100 ml dilarang masuk kabin, begitu pula dengan rokok elektronik atau vape. Untuk power bank, kapasitas maksimal yang diizinkan adalah di bawah 20.000 mAh dan wajib dibawa ke kabin.

Artikel terkait

Rekomendasi