PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) atau J Trust Bank menjaga kinerja dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Perseroan mencatatkan kinerja keuangan hingga April 2026 tetap sehat, terukur, dan berkelanjutan.
Hingga April 2026, J Trust Bank membukukan laba bersih sebesar Rp56,32 miIiar, susut dari periode tahun sebelumnya sebesar Rp90,13 miIiar, seperti dikutip dari Investor Daily. Perolehan laba berasal dari pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar Rp229,33 miIiar. BCIC juga mencatat total penghasilan komprehensif mencapai Rp275 miIiar.
Di tengah ketidakpastian saat ini, perseroan mencatat total aset sebesar Rp38,93 triliun dan portofolio kredit mencapai Rp26,40 triliun per April 2026, lebih rendah dari tahun sebelumnya Rp27,99 triliun. Hal ini karena penerapan strategi bisnis yang berfokus pada ekspansi kredit secara prudent, disiplin manajemen risiko, serta pengelolaan likuiditas dan permodalan yang hati-hati.
Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai menyampaikan bahwa capaian April 2026 merefleksikan efektivitas strategi bisnis perseroan.
"Ekspansi bisnis ini ditopang oleh penyaluran kredit yang prudent, disiplin manajemen risiko yang ketat, serta pengelolaan pencadangan dan likuiditas yang pruden," ungkap Ritsuo Fukadai, Selasa (26/5/2026).
Perseroan juga terus menjaga struktur keuangan yang sehat sebagai landasan utama dalam mendukung pertumbuhan usaha jangka panjang. Hal ini tercermin dari posisi ekuitas sebesar Rp4,07 triliun yang ditopang oleh struktur modal yang solid.
Di sisi pendanaan, J Trust Bank membukukan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp32,80 triliun, menunjukkan kepercayaan nasabah yang terus terjaga terhadap layanan dan kapabilitas bisnis perseroan. Pengelolaan likuiditas juga dilakukan secara disiplin melalui optimalisasi penempatan dana pada instrumen yang mendukung stabilitas operasional bank.
Sejalan dengan strategi pertumbuhan tersebut, J Trust Bank terus memperkuat kualitas bisnis melalui fokus pada profitabilitas berkelanjutan, penguatan tata kelola, serta pengembangan layanan perbankan yang adaptif terhadap kebutuhan nasabah dan dinamika industri.
"Momentum pertumbuhan dan profitabilitas pada periode ini menegaskan bahwa arah kebijakan strategis J Trust Bank telah berada pada jalur yang tepat. Memasuki periode mendatang, fokus J Trust Bank tetap tertuju pada eksekusi strategi guna meningkatkan kinerja komprehensif secara berkesinambungan," beber dia.
Selain mendorong pertumbuhan bisnis, J Trust Bank secara konsisten menjalankan komitmen sosial perusahaan melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan bagi publik.