Perusahaan keamanan siber ITSEC Asia mengumumkan rencana peluncuran IntelliBron Aman Enterprise sebagai solusi perlindungan perangkat mobile tingkat enterprise pertama di Indonesia pada Jumat (17/4/2026). Langkah ini bertujuan memperkuat pertahanan digital di lingkungan institusi pemerintahan, pendidikan, dan swasta.
Dilansir dari Detik iNET, layanan ini dirancang untuk dapat diakses oleh seluruh anggota institusi tanpa perlu mengeluarkan biaya pribadi. Perusahaan menargetkan celah keamanan pada perangkat mobile pribadi yang sering digunakan untuk keperluan kerja oleh para karyawan atau pegawai pemerintah.
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menjelaskan bahwa ancaman digital yang menyasar pengguna ponsel di Indonesia saat ini sudah pada tahap yang sangat mengkhawatirkan. Serangan tersebut mencakup pencurian data finansial hingga penyusupan aplikasi berbahaya yang merusak ekosistem digital organisasi.
"Ancaman yang dihadapi masyarakat Indonesia di ponsel mereka saat ini bukanlah abstraksi teknis. Tapi merupakan penipuan finansial yang dapat mengosongkan rekening bank, malware yang membajak dompet digital, dan platform yang mengeksploitasi pengguna yang rentan. IntelliBron Aman Enterprise adalah jawaban kami: institusi Anda melindungi Anda, dan tidak dipungut biaya apa pun," tegas Patrick Dannacher, Presiden Direktur ITSEC Asia.
Sistem operasional layanan ini menggunakan kode aktivasi khusus yang disediakan oleh pihak institusi kepada para anggotanya. Melalui model ini, sekolah atau instansi pemerintah cukup berlangganan platform utama agar seluruh anggotanya bisa mengunduh dan menggunakan aplikasi keamanan tersebut secara cuma-cuma.
Di samping inovasi produk, ITSEC Asia juga mencatatkan pertumbuhan bisnis yang signifikan dengan pendapatan mencapai Rp 527,1 miliar pada tahun 2025. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 62 persen secara tahunan dibandingkan periode sebelumnya.
Perusahaan yang kini beroperasi di lima negara ini juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 65,4 miliar. Ekspansi internasional ITSEC Asia saat ini telah mencakup wilayah Singapura, Australia, Uni Emirat Arab, dan Mauritius dengan dukungan lebih dari 400 profesional di bidangnya.