Investor Asing Borong Saham BNI Senilai Rp 628 Miliar

Investor Asing Borong Saham BNI Senilai Rp 628 Miliar
Foto: Ilustrasi Investor Asing Borong Saham BNI Senilai Rp 628 Miliar.

Investor asing gencar memburu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan membukukan aksi beli bersih (net buy) tertinggi mencapai Rp 628,6 miliar dalam periode sebulan terakhir sejak 15 April hingga 13 Mei 2026.

Aktivitas investasi ini mendorong kenaikan harga saham emiten perbankan tersebut sebesar 3,75 persen pada periode yang sama, seperti dilansir dari Investor Daily. Pada penutupan perdagangan Rabu (13/5/2026), saham bank milik negara ini bertengger pada level Rp 3.870 per lembar.

Indikator fundamental menunjukkan valuasi saham perusahaan perbankan ini masih terhitung murah berdasarkan data aplikasi Stockbit Sekuritas. Rasio harga terhadap nilai buku (PBV) perusahaan tercatat sebesar 0,89 kali, sedangkan rasio harga terhadap laba (PER) berada di angka 7,10 kali dengan total nilai kapitalisasi pasar menyentuh Rp 144,34 triliun.

Pergerakan saham ini memicu perhatian dari pelaku pasar modal menjelang pembukaan perdagangan pekan depan. KB Valbury Sekuritas memberikan rekomendasi beli saat melemah (buy on weakness) untuk perdagangan Senin (18/5/2026) dengan area masuk pada rentang harga Rp 3.830 hingga Rp 3.870.

Perusahaan sekuritas tersebut memproyeksikan target harga untuk komoditas investasi ini pada level Rp 3.900. Batas pengelolaan risiko atau stoploss ditetapkan oleh pihak sekuritas pada level Rp 3.760.

Sebelum mencatatkan lonjakan transaksi dari pemodal internasional, korporasi perbankan ini telah menuntaskan kewajiban keuangan kepada para pemegang saham. Perusahaan merealisasikan pembayaran dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai Rp 13,03 triliun atau setara Rp 349,41 per saham yang dijadwalkan pada 7 April 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi