Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak ke level 7.174,32 pada perdagangan Kamis (7/5/2026) setelah mendapatkan sentimen positif dari kenaikan harga saham emiten berkapitalisasi pasar besar. Kenaikan indeks komposit ini terjadi di tengah meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Dilansir dari Market, data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG menguat sebesar 1,15 persen atau bertambah 81,85 poin. Meskipun sempat dibuka pada level 7.160,78, indeks berhasil mencapai posisi tertinggi harian pada angka 7.207,07 sebelum penutupan pasar.
Pergerakan pasar hari ini mencatat 361 saham berada di zona hijau, sementara 295 saham mengalami penurunan dan 160 saham tidak bergerak. Total kapitalisasi pasar di bursa domestik kini menyentuh angka Rp12.808 triliun seiring dengan dominasi aksi beli investor.
Sektor properti dan perbankan menjadi motor utama penguatan indeks. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) memimpin jajaran big caps dengan lonjakan 6,65 persen ke level Rp9.225. Langkah ini diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang naik 4,75 persen menjadi Rp3.310 per saham.
Emiten perbankan lainnya, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), turut menguat 4,62 persen ke harga Rp6.225. Sementara itu, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) mengapresiasi nilai pasarnya sebesar 4,05 persen hingga mencapai posisi Rp1.540 per lembar saham.
Namun, beberapa saham justru mengalami tekanan jual yang cukup signifikan. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) merosot 10,20 persen ke level Rp5.725, disusul oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang terkoreksi 7,20 persen menjadi Rp4.640 per saham.
| Kategori | Emiten | Perubahan (%) | Harga Terakhir |
|---|---|---|---|
| Top Gainer | PT Dua Putra Utama Makmur Tbk. (DPUM) | +35,00% | Rp162 |
| Top Gainer | PT Sinergi Inti Tbk. (ESIP) | +34,15% | Rp220 |
| Top Loser | PT Ricky Putra Globalindo Tbk. (RICY) | -11,90% | Rp111 |
| Top Loser | PT Haloni Jane Tbk. (HALO) | -10,99% | Rp81 |
Kondisi teknikal indeks saat ini dinilai menunjukkan sinyal pemulihan setelah melewati area jenuh jual. Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, memberikan analisis mengenai pergerakan indeks pada sesi perdagangan pertama yang sempat menguat seiring sentimen global.
ÔÇ£Dengan kombinasi sinyal tersebut, kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan penguatan dan berpotensi menguji level 7.125 pada sesi kedua perdagangan hari ini,ÔÇØ ujar Valdy Kurniawan, Head of Research Phintraco Sekuritas.