Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan hari Senin (20/4/2026). Sempat menunjukkan penguatan pada sesi pertama, indeks komposit justru berbalik arah hingga menyentuh level 7.500-an di akhir hari.
Data dari RTI menunjukkan IHSG melemah sebesar 39,89 poin atau terkoreksi 0,52 persen ke posisi 7.594,11 sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Pada pembukaan pagi, indeks sebenarnya berada di level 7.663,39 dan sempat mencapai titik tertinggi 7.692,14 sebelum akhirnya merosot ke level terendah 7.570,42.
Aktivitas pasar pada hari ini mencatatkan volume transaksi sebesar 40,61 miliar saham dengan nilai perputaran uang mencapai Rp 16,66 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2.455.424 kali, dengan rincian 247 saham menguat, 424 saham melemah, serta 148 saham lainnya stagnan.
Pergerakan IHSG menunjukkan tren yang beragam dalam rentang waktu tertentu, di mana terjadi kenaikan 1,25 persen dalam sepekan terakhir dan penguatan 6,40 persen dalam sebulan. Namun, performa year to date menunjukkan pelemahan 12,18 persen meski secara tahunan masih tumbuh 14,44 persen.
Kondisi di bursa saham Asia lainnya terpantau bergerak variatif pada penutupan hari yang sama. Indeks Hang Seng tercatat menguat 0,83 persen dan Nikkei naik 0,72 persen, sementara Shanghai Composite Index melemah tipis 0,10 persen.