IHSG Berpotensi Menguat Menuju Kisaran 7766 pada Rabu

IHSG Berpotensi Menguat Menuju Kisaran 7766 pada Rabu
Foto: Ilustrasi IHSG Berpotensi Menguat Menuju Kisaran 7766 pada Rabu.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia diproyeksikan bergerak menguat pada kisaran 7.620-7.766 pada Rabu (15/4/2026) setelah dipengaruhi oleh sentimen positif pasar global, seperti dilansir dari Investortrust.

Prediksi penguatan ini didukung oleh kondisi teknikal indeks yang menunjukkan bentuk bullish belt hold dan berada di atas garis MA5 serta MA20, ditambah indikator MACD yang mengalami golden cross.

Laju indeks di dalam negeri juga mendapatkan sentimen positif dari penguatan bursa Amerika Serikat yang didorong oleh harapan pembicaraan gencatan senjata di Timur Tengah, kenaikan saham growth-stock, serta laporan inflasi produsen AS yang lebih baik dari perkiraan.

"Kami perkirakan IHSG akan mengalami penguatan dengan saham pilihan PSAB, EXCL, BKSL, dan JPFA," tulis Reliance Sekuritas.

Perusahaan sekuritas tersebut kemudian memberikan rekomendasi beli untuk saham PSAB dengan target harga Rp 610, EXCL dengan target Rp 3.690, BKSL dengan target Rp 143, dan JPFA dengan target Rp 3.050.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melonjak sebesar 175,76 poin atau 2,34 persen ke level 7.675 dengan nilai transaksi mencapai Rp 23,52 triliun dalam rentang pergerakan 7.500-7.686.

Lonjakan IHSG kemarin didorong oleh penguatan saham-saham berkapitalisasi besar dan grup konglomerasi, termasuk milik Prajogo Pangestu, Happy Hapsoro, Sinarmas, Bakrie, hingga Haji Isam.

Sejumlah sektor saham mencatatkan kenaikan pesat, yang dipimpin sektor infrastruktur sebesar 5,62 persen, sektor industri 4,47 persen, sektor energi 3,68 persen, sektor material dasar 3,55 persen, sektor transportasi 3,20 persen, serta sektor keuangan 1,23 persen.

Sebaliknya, penurunan kinerja saham pada perdagangan kemarin hanya melanda sektor konsumer primer yang melemah sebesar 0,95 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi