Gelandang Fortuna Sittard, Lewis Holtby, mengalami cedera serius setelah terkena terjangan kaki pemain NAC Breda, Justin Hubner, dalam pertandingan lanjutan Eredivisie yang berlangsung pada akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu, 11 April 2026.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-38 saat kedua pemain terlibat duel perebutan bola di area kotak penalti. Hubner terlihat menyentuh bola lebih dulu di udara, namun momentum gerakannya membuat kaki pemain timnas Indonesia tersebut menghantam tulang kering Holtby.
Dilansir dari Detik Sport, hantaman keras itu mengakibatkan luka robek besar pada tulang kering Holtby hingga jaringan di dalamnya terlihat jelas. Akibat kondisi tersebut, pemain veteran berusia 35 tahun itu tidak dapat melanjutkan laga dan harus segera ditarik keluar lapangan.
Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat di media sosial lantaran Holtby diketahui menggunakan pelindung tulang kering atau shin pads berukuran sangat kecil. Banyak pihak menilai ukuran pelindung yang tidak standar tersebut menjadi penyebab parahnya luka robek yang dialami sang pemain.
Kritik dari para penggemar muncul karena tren penggunaan shin pads mini dianggap mengabaikan aspek keselamatan demi kenyamanan bergerak. "Shin pads mini adalah lelucon. Mereka tidak memberikan perlindungan sama sekali," tulis seorang penggemar melalui media sosial X.
Aturan FIFA Law 4 sebenarnya telah mengatur bahwa pelindung tulang kering merupakan peralatan wajib yang harus memberikan tingkat perlindungan yang wajar. Alat tersebut harus tertutup sepenuhnya oleh kaus kaki dan terbuat dari bahan yang sesuai untuk meredam benturan.
Tren penggunaan shin pads mini ini mulai populer sejak dipelopori oleh Jack Grealish dan kini diikuti oleh banyak pemain muda seperti Lamine Yamal serta Florian Wirtz. Para pemain memilih ukuran kecil untuk meningkatkan mobilitas dan kontrol bola meskipun memiliki risiko cedera yang lebih tinggi.
Hingga saat ini, pihak klub belum memberikan pernyataan resmi mengenai durasi pemulihan yang harus dijalani oleh Lewis Holtby akibat luka robek tersebut.