Fasilitas pencucian pakaian gratis kini tersedia di hotel tempat menginap jemaah haji asal Indonesia di Mekah, Arab Saudi, lengkap dengan area khusus untuk menjemur pakaian ihram maupun pakaian sehari-hari pada Sabtu (16/5/2026).
Kewajiban penyediaan fasilitas ini diberlakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Haji bagi seluruh hotel pemondokan jemaah Indonesia, seperti dilansir dari Media Indonesia. Fasilitas tersebut dihadirkan untuk membantu jemaah mencuci secara mandiri selama berada di Tanah Suci.
Salah satu pemanfaatan fasilitas ini terlihat di Hotel Al Khulafa Al Fedy Sektor 1 Syisah, yang menjadi tempat menginap jemaah haji Indonesia Kloter SOC 8 asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tempat pencucian dan ruangan khusus menjemur pakaian tersebut terletak di lantai R hotel.
Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Brebes, Azmi Asmuni Majid, menjelaskan situasi penyediaan fasilitas tersebut melalui keterangan resminya.
"Pihak hotel memang menyediakan area laundry atau mesin cuci (top loading) gratis beserta tempat penjemuran khusus, satu lantai dengan tempat pengambilan logistik makan," ujar Azmi Asmuni Majid, Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Brebes.
Menurut Azmi Majid, keberadaan fasilitas mandiri ini menjadi pilihan utama jemaah meskipun pihak hotel juga menawarkan layanan binatu berbayar. Jemaah lebih memilih mencuci sendiri terutama ketika antrean sedang penuh.
"Karena selain bisa berhemat juga sebagai ajang saling kenal, bersilaturahmi sekaligus saling curhat antarjemaah, sehingga tercipta rasa kekeluargaan," terang Azmi Asmuni Majid, Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Brebes.
Pemerintah Arab Saudi pada musim haji 2026 menetapkan aturan ketat mengenai estetika kota dan keselamatan. Pihak hotel diperintahkan untuk melarang aktivitas menjemur pakaian di area rooftop, sehingga area penjemuran khusus dialokasikan dekat dengan ruang pencucian.
Terkait padatnya jumlah jemaah, Azmi Majid menyarankan agar jemaah memilih waktu mencuci di luar jam sibuk seperti setelah Salat Isya atau menjelang Subuh guna menghindari antrean panjang.
"Selama di Arab Saudi, jemaah dilarang menjemur pakaian secara sembarangan di luar jendela atau balkon kamar demi menjaga estetika kota," jelas Azmi Asmuni Majid, Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Brebes.
Ketersediaan fasilitas ini dinilai sangat membantu oleh para jemaah yang sedang menunaikan ibadah, salah satunya karena jumlah unit mesin cuci yang disediakan cukup memadai.
"Area jemurnya cukup luas walaupun jemuran keringnya cukup lama bisa seharian karena di dalam gedung," ujar Faizin, Jemaah Haji asal Brebes Kloter SOC8.