Produsen teknologi Honor dilaporkan tengah melakukan pengujian terhadap dua perangkat ponsel pintar gaming terbaru, yakni Honor Win Turbo dan Honor Win 2, di pasar China pada tahun 2026. Kedua perangkat ini dirancang dengan spesifikasi kelas atas yang menonjolkan kapasitas daya baterai hingga 10.000 mAh untuk menunjang performa tinggi.
Pengembangan lini produk ini dilakukan secara agresif guna memperkuat posisi Honor dalam persaingan ponsel berperforma gahar. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Suara, seri Honor Win Turbo dijadwalkan akan memulai debutnya di China pada kuartal kedua tahun 2026 sebagai bagian dari ekspansi seri Win yang sebelumnya telah diluncurkan.
Data spesifikasi yang beredar menyebutkan bahwa Honor Win 2 kemungkinan besar akan ditenagai oleh chipset Qualcomm generasi terbaru, Snapdragon 8 Elite Gen 6 dengan fabrikasi 2nm. Penggunaan komponen mutakhir ini bertujuan untuk memberikan lompatan teknologi masif dibandingkan pendahulunya yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Kapasitas baterai jumbo menjadi nilai jual utama bagi jajaran ponsel ini. Sebelumnya, Honor telah merilis Honor Win generasi pertama dan Honor Win RT yang sama-sama mengemas baterai 10.000 mAh. Honor Win Turbo sendiri diprediksi merupakan versi kustomisasi dari Honor Power 2 yang memiliki kapasitas baterai mencapai 10.080 mAh di pasar internasional.
Selain keunggulan daya, Honor Win Turbo diperkirakan mengadopsi sejumlah fitur dari Honor Power 2, seperti layar AMOLED berukuran 6,79 inci dengan refresh rate 120 Hz. Perangkat tersebut juga didukung oleh RAM sebesar 12 GB dan ruang penyimpanan internal hingga 512 GB untuk memenuhi kebutuhan pemain gim seluler.
Peluncuran Honor Win 2 diposisikan untuk menyasar segmen pasar flagship pada akhir kuartal ketiga atau kuartal keempat mendatang. Strategi ini diambil untuk menantang dominasi perangkat pesaing di kelas yang sama, seperti Redmi K100, iQOO 16, dan OnePlus 16 yang juga mengincar pasar ponsel performa tinggi.
Informasi tambahan menunjukkan adanya deteksi beberapa chipset terbaru dari Snapdragon dan MediaTek yang akan meramaikan pasar tahun ini, mulai dari seri Pro berbasis 2nm hingga seri standar 3nm. Honor dan Redmi diyakini menjadi vendor pertama yang akan mengadopsi deretan chipset tersebut untuk produk unggulan mereka.