Hasan Nasbi Kembali ke Istana Sebagai Penasihat Khusus Presiden

Hasan Nasbi Kembali ke Istana Sebagai Penasihat Khusus Presiden
Foto: Ilustrasi Hasan Nasbi Kembali ke Istana Sebagai Penasihat Khusus Presiden.

Hasan Nasbi resmi kembali bergabung dalam Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi pada Senin (11/5/2026). Sebelumnya, ia sempat diberhentikan dari posisinya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO).

Penugasan kembali ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi komunikasi di lingkungan pemerintahan. Dilansir dari Nasional, Hasan mengaku mendapatkan arahan langsung melalui Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dan Sekretaris Kabinet untuk kembali bertugas di Istana.

ÔÇ£Bang Dasco bilang, Pak Teddy bilang, Abang balik lagi ya, secara formal bantu pemerintah,ÔÇØ kata Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Hasan menjelaskan bahwa peran barunya akan berfokus pada sinkronisasi pesan pemerintah melalui kolaborasi lintas lembaga. Ia akan bekerja bersama Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Terkait persepsi publik, ia menegaskan bahwa posisinya bukan sebagai alat pencitraan bagi kepala negara. Menurutnya, fokus utama kerja komunikasi ini adalah menyediakan kanal informasi yang transparan dan meluruskan disinformasi.

ÔÇ£Pak Prabowo itu sudah dari dulu begitu, enggak harus di-make up make up lagi. Apa adanya Pak Prabowo begitu,ÔÇØ ujar Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Hasan juga memaparkan bagaimana Presiden Prabowo merespons dinamika yang terjadi di tengah masyarakat, khususnya melalui platform digital. Ia menyebut presiden sangat memperhatikan masukan dan kritik yang beredar di ruang publik.

Presiden bahkan dilaporkan sering memantau langsung berbagai kanal informasi hingga dini hari guna memahami percakapan masyarakat. Hal ini mencakup berbagai bentuk ekspresi publik, mulai dari masukan konstruktif hingga hujatan.

ÔÇ£Jadi, beliau tahu yang kritis-kritis, yang maki-maki, yang menghujat beliau tahu semua,ÔÇØ ucap Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Artikel terkait

Rekomendasi