Permintaan hewan kurban di berbagai wilayah Indonesia mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026. Seperti dikutip dari Cahaya, masyarakat cenderung memburu kambing dan domba sebagai alternatif karena harganya lebih ekonomis dibandingkan sapi.
Lonjakan minat ini turut memicu fluktuasi harga di tingkat pedagang maupun lembaga resmi. Sejumlah peternak melaporkan bahwa kenaikan permintaan mulai terasa sejak awal Mei 2026, khususnya untuk hewan kurban dengan kategori bobot sedang hingga premium.
Berdasarkan kalender Hijriah dari Kementerian Agama RI, Idul Adha 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Meski begitu, penetapan tanggal pastinya tetap harus menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat awal Zulhijah.
Sesuai tuntunan syariat Islam, penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah pelaksanaan salat Idul Adha. Prosesi ini dapat dilanjutkan hingga hari tasyrik yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.
Rincian Harga Kambing dan Domba di Pasaran
Harga hewan kurban bervariasi tergantung pada jenis, bobot, dan lokasi penjualan. Berikut adalah estimasi kisaran harga yang saat ini beredar di pasaran untuk menjadi referensi calon pekurban:
| Jenis Hewan | Berat (kg) | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| Domba/Kambing Medium | 26ÔÇô28 kg | Rp2.599.000 |
| Domba/Kambing Premium | 29ÔÇô33 kg | Rp2.999.000 |
| Sapi Kurban (Patungan 1/7) | 250ÔÇô300 kg | Rp2.090.000 per orang |
Tarif Kurban Melalui Program Baznas
Selain membeli langsung di pasar ternak, masyarakat kini banyak memanfaatkan layanan kurban melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Berikut adalah rincian tarif kurban yang ditawarkan oleh Baznas untuk tahun 2026:
| Kategori Hewan | Berat (kg) | Harga Resmi |
|---|---|---|
| Domba/Kambing Standar | 21ÔÇô26 kg | Rp2.450.000 |
| Domba/Kambing Medium | 27ÔÇô29 kg | Rp2.900.000 |
| Domba/Kambing Premium | 30ÔÇô33 kg | Rp3.100.000 |
| Sapi Utuh | 250ÔÇô300 kg | Rp21.000.000 |
| Sapi Patungan (1/7) | - | Rp3.000.000 per orang |
Faktor Penyebab Perbedaan Harga Hewan Kurban
Nilai jual hewan ternak tidak seragam karena dipengaruhi oleh beberapa variabel teknis. Bobot dan ukuran tubuh menjadi indikator utama dalam menentukan harga jual kambing maupun sapi di lapangan.
Selain itu, jenis ras seperti sapi Limosin atau Simental biasanya dibanderol lebih mahal daripada sapi lokal. Faktor lokasi juga berpengaruh, di mana harga di wilayah perkotaan cenderung lebih tinggi akibat beban biaya distribusi dari sentra peternakan.
Aspek kesehatan turut menjadi penentu nilai ekonomis hewan. Hewan yang memiliki sertifikat kesehatan dari dinas terkait umumnya dipatok dengan harga lebih tinggi karena menjamin keamanan serta kelayakan untuk dikonsumsi.
Panduan Memilih Hewan Kurban Layak Syariat
Pemilihan hewan kurban tidak hanya didasarkan pada harga, tetapi wajib memenuhi kriteria syar'i. Sayyid Sabiq dalam kitab Fiqh Sunnah menekankan bahwa hewan harus dalam kondisi sehat, sudah cukup umur, dan tidak memiliki cacat fisik yang nyata.
Ciri fisik hewan yang baik antara lain mata yang cerah, gerakan aktif, nafsu makan normal, serta bulu yang bersih. Pastikan juga hewan tidak dalam kondisi pincang atau menderita penyakit tertentu yang dapat membatalkan keabsahan kurban.
Mengenai batas usia, kambing minimal harus sudah berumur satu tahun, sementara sapi minimal berusia dua tahun. Syarat umur ini dijelaskan oleh Ibnu Rusyd dalam buku Bidayatul Mujtahid sebagai bagian penting untuk kesempurnaan ibadah.
Makna Spiritual dan Sosial Ibadah Kurban
Ibadah kurban pada hakikatnya merupakan simbol ketakwaan dan kepedulian sosial, bukan sekadar persaingan harga. Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menyebutkan bahwa kurban mengandung nilai keikhlasan dan semangat berbagi kepada golongan yang membutuhkan.
Hal ini selaras dengan firman Allah SWT dalam Al-QurÔÇÖan surah Al-Hajj ayat 37:
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu."
Mengingat permintaan yang diprediksi terus meroket hingga hari penyembelihan, masyarakat disarankan untuk memesan hewan kurban lebih awal. Langkah ini penting dilakukan agar pekurban bisa mendapatkan kualitas hewan terbaik dengan harga yang masih kompetitif.