Harga emas batangan di Pegadaian mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Jumat (8/5/2026) pagi. Logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat melonjak Rp65.000 menjadi Rp2.936.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kenaikan tajam ini menjadi perhatian para investor logam mulia di tengah fluktuasi pasar komoditas global. Tidak hanya ukuran 1 gram, kenaikan harga juga merambah ke seluruh fraksi berat emas yang tersedia di outlet Pegadaian dan Galeri 24 di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data resmi dari Pegadaian, pecahan emas Antam paling kecil yakni 0,5 gram kini dibanderol seharga Rp1.521.000, atau naik sebesar Rp33.000. Pergerakan harga ini menunjukkan tren positif bagi pemilik aset aman (safe haven) setelah sempat mengalami tekanan pada pekan-pekan sebelumnya.
Selain produk pelat merah, harga emas dari penyedia swasta lainnya seperti UBS dan Galeri 24 menunjukkan tren yang bervariasi. Harga produk logam mulia swasta tertentu tercatat berada di level Rp2.892.000 per gram, mengalami koreksi tipis dari posisi sebelumnya di Rp2.894.000.
Sementara itu, varian produk swasta lainnya justru naik menjadi Rp2.833.000 per gram dari sebelumnya Rp2.822.000. Perbedaan tipis ini sering kali memicu pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai "beda emas antam dan ubs bagus mana" untuk tujuan investasi jangka panjang.
Pegadaian sendiri menyediakan berbagai pilihan berat emas mulai dari 0,5 gram hingga ukuran jumbo 1.000 gram atau 1 kilogram. Diversifikasi ukuran ini memudahkan masyarakat yang ingin mulai mencoba "investasi emas untuk pemula" dengan modal yang relatif terjangkau melalui pecahan kecil.
Tabel Harga Emas Pegadaian 8 Mei 2026
Berikut adalah rincian lengkap harga emas di Pegadaian berdasarkan data terbaru pada Jumat, 8 Mei 2026:
| Berat Emas | Harga Antam (Rp) | Harga Swasta/UBS (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 Gram | 1.521.000 | 1.498.000 |
| 1 Gram | 2.936.000 | 2.892.000 |
| 2 Gram | 5.810.000 | 5.720.000 |
| 5 Gram | 14.395.000 | 14.150.000 |
| 10 Gram | 28.735.000 | 28.140.000 |
| 25 Gram | 71.710.000 | 70.100.000 |
| 50 Gram | 143.340.000 | 139.900.000 |
| 100 Gram | 286.600.000 | 279.700.000 |
Faktor Pemicu Kenaikan Harga
Banyak warga bertanya-tanya mengenai alasan di balik lonjakan mendadak ini, seperti "kenapa harga emas naik hari ini?" secara signifikan. Analis pasar menyebutkan bahwa pergerakan ini dipengaruhi oleh kombinasi antara melemahnya nilai tukar mata uang tertentu serta ketidakpastian ekonomi makro yang mendorong permintaan terhadap emas fisik.
Meski kenaikan ini membawa angin segar, calon investor perlu memahami "keuntungan beli emas saat harga naik" yang biasanya lebih bersifat spekulatif jangka pendek. Sebaliknya, investasi emas tetap disarankan untuk tujuan proteksi nilai kekayaan dalam jangka waktu di atas lima tahun.
"Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah atau lembaga berwenang sebelum melakukan transaksi besar."
Bagi mereka yang memilih untuk mencairkan aset, harga jual kembali atau buyback juga menjadi poin krusial. Merujuk pada data historis akhir April lalu, harga buyback berada di kisaran Rp2.563.000 per gram, namun angka ini diprediksi akan terkoreksi naik mengikuti harga spot hari ini.
Risiko dan Alternatif Investasi
Masyarakat juga perlu mewaspadai "risiko nabung emas di pegadaian" atau platform lainnya, terutama terkait biaya administrasi dan selisih harga jual-beli (spread). Spread yang lebar dapat mempengaruhi margin keuntungan jika investor terpaksa menjual emasnya dalam waktu singkat setelah pembelian.
Selain emas fisik, Pegadaian juga menawarkan sistem tabungan emas digital yang memungkinkan pembelian mulai dari nominal sangat kecil. Tren ini sangat diminati karena masyarakat tidak perlu pusing memikirkan biaya penyimpanan fisik atau risiko kehilangan di rumah.
- Selalu pantau grafik harga emas secara rutin melalui aplikasi resmi Pegadaian.
- Pastikan kondisi fisik emas dan sertifikat dalam keadaan baik untuk menjaga nilai buyback.
- Gunakan dana dingin (bukan dana kebutuhan pokok) saat melakukan pembelian logam mulia.
Hingga saat ini, volume transaksi di berbagai outlet Galeri 24 dan Pegadaian terpantau meningkat seiring dengan rilis harga terbaru. Kondisi pasar global diperkirakan masih akan tetap dinamis hingga penutupan perdagangan akhir pekan ini.