Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi produksi PT Pertamina (Persero) mencatatkan kenaikan yang signifikan pada April 2026. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Ekonomi, fluktuasi harga ini sangat berdampak pada jenis bahan bakar diesel dan varian beroktan tinggi.
Kebijakan penyesuaian harga tersebut telah diterapkan sejak 18 April 2026. Hingga tanggal 29 April 2026, daftar harga ini masih menjadi rujukan utama di seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Pertamina di tanah air.
Data terkini per 29 April 2026 mengungkap bahwa produk Dexlite mengalami lonjakan nilai jual yang paling kontras dibandingkan jenis lainnya. Kenaikan harga ini terjadi secara serentak untuk kategori bahan bakar khusus non-subsidi.
Beberapa produk unggulan Pertamina mengalami pemutakhiran harga yang cukup drastis. Pertamax Turbo kini dibanderol seharga Rp19.400 per liter, naik dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp13.100 per liter.
Lonjakan lebih tinggi terlihat pada kategori diesel nonsubsidi. Dexlite yang semula dipasarkan seharga Rp14.200 per liter kini melonjak hingga Rp23.600 per liter, sementara Pertamina Dex menyentuh angka Rp23.900 dari harga lama Rp14.500 per liter.
Meski demikian, tidak semua jenis bahan bakar mengalami perubahan nilai. Harga Pertamax tetap tertahan di angka Rp12.300 per liter, sedangkan varian Pertamax Green 95 masih dijual dengan harga stabil Rp12.900 per liter.
Pemerintah juga masih mempertahankan harga jual untuk kategori BBM subsidi guna menjaga stabilitas daya beli masyarakat luas. Produk Pertalite masih dipasarkan Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap di angka Rp6.800 per liter.
| Jenis Bahan Bakar | Harga per Liter (Rp) |
|---|---|
| Pertalite (Subsidi) | 10.000 |
| Biosolar (Subsidi) | 6.800 |
| Pertamax | 12.300 |
| Pertamax Green 95 | 12.900 |
| Pertamax Turbo | 19.400 |
| Dexlite | 23.600 |
| Pertamina Dex | 23.900 |
Perbandingan Harga di SPBU Swasta
Tren kenaikan harga ini tidak hanya terjadi pada operator pelat merah, tetapi juga diikuti oleh penyedia bahan bakar lain seperti BP-AKR. Kenaikan paling menonjol ditemukan pada produk BP Ultimate Diesel yang kini mencapai Rp25.560 per liter.
Untuk varian bensin di SPBU BP-AKR, produk BP 92 dipasarkan dengan harga Rp12.390 per liter. Sementara itu, untuk varian bensin performa tinggi BP Ultimate dijual seharga Rp12.930 per liter pada periode yang sama.
Di sisi lain, SPBU Vivo dilaporkan masih mempertahankan struktur harga yang ditetapkan sejak Maret 2026. Produk Revvo 92 dipatok Rp12.390, Revvo 95 seharga Rp12.930, dan Diesel Primus Plus berada di angka Rp14.610 per liter.
Kondisi berbeda terlihat di SPBU Shell Indonesia yang hingga saat ini belum memperbarui daftar harga. Laporan terbaru menyebutkan bahwa stok bahan bakar di jaringan SPBU mereka dalam status belum tersedia bagi pelanggan.
Secara keseluruhan, fluktuasi harga pada April 2026 ini menunjukkan pergerakan yang sangat tajam bagi pengguna kendaraan bermesin diesel. Walaupun demikian, ketersediaan BBM subsidi dengan harga tetap menjadi tumpuan utama masyarakat saat ini.