Haji Isam Borong Saham PACK Senilai Rp 936 Miliar

Haji Isam Borong Saham PACK Senilai Rp 936 Miliar
Foto: Ilustrasi Haji Isam Borong Saham PACK Senilai Rp 936 Miliar.

Samsudin Andi Arsyad, yang lebih dikenal sebagai Haji Isam, resmi masuk ke dalam jajaran pemegang saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK). Pengusaha batu bara asal Kalimantan Selatan ini menggelontorkan dana sebesar Rp 936,65 miliar untuk memborong saham emiten nikel tersebut.

Aksi korporasi ini berdampak signifikan pada pergerakan harga saham perusahaan di bursa. Berdasarkan data perdagangan Rabu (13/5/2026), harga saham PACK melonjak hingga 9,86 persen menyusul kabar masuknya sang taipan.

Dikutip dari Money, laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan bahwa Haji Isam melakukan transaksi pembelian sebanyak 6,83 miliar lembar saham. Harga pelaksanaan untuk transaksi tersebut dipatok sebesar Rp 137 per saham.

Melalui investasi besar ini, Haji Isam kini menguasai kepemilikan sebesar 21,12 persen di tubuh PACK. Sebelum transaksi ini dilakukan, namanya tercatat belum memiliki porsi saham sama sekali di perusahaan tersebut.

Pihak investor menyatakan bahwa klasifikasi kepemilikan saham ini bersifat saham biasa. Adapun tujuan utama dari aksi borong saham bernilai jumbo ini dilakukan untuk kepentingan investasi jangka panjang.

Saham emiten pertambangan dan perdagangan nikel ini menunjukkan performa kuat sepanjang hari. Setelah dibuka pada level Rp 282, harga saham PACK bergerak stabil di zona hijau dan ditutup menguat 28 poin ke level Rp 312 per saham.

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk merupakan perusahaan yang telah melewati proses transformasi bisnis yang besar. Sebelumnya, perusahaan ini beroperasi di bawah nama PT Solusi Kemasan Digital Tbk dan berfokus pada industri kemasan plastik.

Sejak didirikan pada 8 November 2019, kegiatan usaha awalnya meliputi perdagangan eceran pembungkus plastik hingga platform digital komersial. Produk yang dihasilkan mulai dari kantong plastik kiloan hingga kemasan fleksibel untuk industri farmasi dan makanan.

Namun, arah bisnis perusahaan berubah total setelah terjadi akuisisi oleh pemilik baru. PACK kini memposisikan diri sebagai perusahaan holding yang fokus pada sektor strategis pertambangan dan perdagangan nikel.

Struktur Kepemilikan Saham Terkini

Kehadiran Haji Isam mengubah peta kepemilikan saham di dalam perseroan. Saat ini, posisi pemegang saham pengendali terbesar masih dipegang oleh ECO Energi Perkasa dengan total 19,97 miliar saham atau setara 61,71 persen.

Selain investor kakap tersebut, terdapat beberapa institusi lain yang memiliki porsi saham di PACK. Di antaranya adalah Providentia Wealth Management sebesar 5,41 persen, DBS Bank 3,91 persen, serta UOB Kay Hian Private dengan kepemilikan 2,49 persen.

Daftar pemegang saham juga mencakup investor individu lain di luar Haji Isam. Nama-nama seperti Po Susanto dan Haristo tercatat masing-masing masih menggenggam porsi kepemilikan sekitar 1,16 persen di emiten nikel ini.

Artikel terkait

Rekomendasi