Guru Ngaji Asal Palembang Berangkat Haji Usai Menabung 40 Tahun

Guru Ngaji Asal Palembang Berangkat Haji Usai Menabung 40 Tahun
Foto: Ilustrasi Guru Ngaji Asal Palembang Berangkat Haji Usai Menabung 40 Tahun.

Sofiah S (72), seorang guru mengaji asal Plaju, Palembang, resmi berangkat ke Tanah Suci sebagai jamaah Kloter 4 Embarkasi Palembang pada Sabtu (25/4/2026). Keberangkatan ini merupakan hasil ketekunannya menabung selama empat dekade dari penghasilan mengajar Al-Qur'an secara sukarela.

Dilansir dari Cahaya, perempuan lanjut usia ini tergabung dalam rombongan 304 jamaah melalui KBIH Al Multazam. Perjuangan Sofiah untuk menunaikan rukun Islam kelima ini telah dimulai sejak ia menginjak usia 30 tahun dengan menyisihkan pendapatan harian yang tidak menentu.

Setiap harinya, Sofiah berkeliling memberikan les privat mengaji dari rumah ke rumah di kawasan kompleks Pertamina sejak siang hingga sore hari. Meskipun mengandalkan profesi ini sebagai sumber penghasilan utama, ia tidak pernah menetapkan tarif tertentu kepada para muridnya.

"Aku nabung untuk naik haji ini 40 tahun. Dari usia 30 tahun mulai nabung. Sudah dapat 26 juta aku setorke dan daftar sekitar tahun 2013. Lanjut nabung lagi untuk nambahin hingga berangkat ini. Sehari kadang kadang 50 ribu, seadanya dapet. Kita juga kan ngajar ngaji ikhlas. Ada diambil tidak ada dak masalah," ujar Sofiah.

Selama proses mengajar, Sofiah menghadapi berbagai tantangan saat menghadapi karakter anak-anak yang menjadi muridnya. Dalam satu hari, ia mampu mendatangi hingga sembilan rumah untuk menyebarkan ilmu agama di sela kesibukannya.

"Namanya anak-anak, kadang rewel. Ada yang minta makan dulu, ada yang mau buat PR dulu. Ya kita harus sabar, yang penting mereka semangat mengaji," tambah Sofiah.

Kedisiplinan menabung menjadi kunci keberhasilan Sofiah meskipun pendapatan bulanannya seringkali hanya mencapai kisaran Rp800 ribu. Sebelum memiliki saldo yang cukup untuk disetor ke perbankan, ia memilih metode penyimpanan konvensional di kediamannya.

"Saya simpan sedikit demi sedikit di bawah kasur. Kalau sudah banyak, baru saya bawa ke bank," kenang Sofiah.

Dana yang terkumpul tersebut akhirnya digunakan untuk membayar setoran awal haji sebesar Rp26 juta pada 13 tahun silam. Konsistensi dalam menabung terus ia lanjutkan hingga akhirnya seluruh biaya pelunasan haji terpenuhi untuk keberangkatan tahun ini.

Artikel terkait

Rekomendasi