Google Luncurkan Fitur Latihan Pelafalan AI di Google Translate

Google Luncurkan Fitur Latihan Pelafalan AI di Google Translate
Foto: Ilustrasi Google Luncurkan Fitur Latihan Pelafalan AI di Google Translate.

Google secara resmi meluncurkan fitur latihan pelafalan berbasis kecerdasan buatan (AI) pada layanan Google Translate mulai Selasa (28/4/2026). Inovasi yang hadir tepat pada perayaan 20 tahun layanan tersebut memungkinkan pengguna berlatih berbicara bahasa asing dengan umpan balik langsung secara sistematis.

Dilansir dari Tekno, sistem AI dalam aplikasi ini akan memberikan instruksi kepada pengguna untuk mengulang kata-kata tertentu guna menguji kemampuan berbicara. Proses analisis dilakukan secara mendalam terhadap aspek artikulasi, penekanan kata, hingga bunyi melalui pemberian skor pelafalan yang spesifik.

Kehadiran fitur ini melengkapi layanan pendukung pemahaman konteks bahasa lainnya yang sudah tersedia lebih dulu. Berdasarkan laporan Tekno, Google meluncurkan fitur latihan pelafalan ini pertama kali di Amerika Serikat dan India dengan dukungan awal untuk bahasa Inggris, Spanyol, serta Hindi.

Layanan Google Translate saat ini telah menjangkau sekitar 95 persen populasi dunia dengan dukungan hampir 250 bahasa. Perusahaan mengklaim triliunan kata diproses setiap bulan melalui integrasi berbagai produk seperti Google Search, Google Lens, dan fitur Circle to Search.

Pembaruan terbaru juga mencakup opsi penggunaan kecerdasan buatan Gemini yang diklaim mampu meningkatkan akurasi terjemahan sesuai konteks. Selain itu, akses luring kini tersedia melalui pengunduhan paket bahasa, sementara fitur Live Translate mendukung penerjemahan percakapan langsung melalui headphone.

Data penggunaan menunjukkan bahwa kombinasi terjemahan bahasa Inggris ke Spanyol menjadi yang paling populer di dunia. Di urutan selanjutnya, pasangan bahasa Inggris ke Indonesia, Portugis, Arab, dan Turki juga tercatat memiliki frekuensi penggunaan yang tinggi oleh para pengguna global.

"ask" kata Google.

Penambahan fitur "ask" tersebut dirancang bersama fitur lainnya untuk memperluas pemahaman konteks bahasa bagi pengguna. Google juga menyediakan fitur pendukung lain untuk memastikan pengguna mendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif.

"understand" ujar Google.

Kata "understand" menjadi bagian dari rangkaian alat bantu yang mempermudah navigasi bahasa dalam situasi praktis sehari-hari. Sebagian besar frasa yang diterjemahkan pengguna umumnya berkaitan dengan ekspresi hubungan sosial dan ungkapan terima kasih.

Artikel terkait

Rekomendasi