Partai Golkar Gelar Perayaan Paskah Nasional di Senayan

Partai Golkar Gelar Perayaan Paskah Nasional di Senayan
Foto: Ilustrasi Partai Golkar Gelar Perayaan Paskah Nasional di Senayan.

Partai Golkar menjadwalkan penyelenggaraan perayaan Paskah Nasional melalui pementasan musik dan refleksi kebangsaan di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, pada Jumat (24/4/2026). Perhelatan ini dirancang untuk memperkuat komitmen partai terhadap nilai-nilai keberagaman dan pluralisme di Indonesia.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa agenda tersebut merupakan kegiatan internal yang tetap merangkul berbagai elemen keagamaan. Dilansir dari Nasional, acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 3.500 kader beserta tokoh dari berbagai organisasi.

"Walaupun ini kegiatan internal, kami juga akan mengundang pimpinan organisasi keagamaan Kristen seperti PGI, KWI, dan organisasi lainnya yang selama ini aktif mengayomi umat Kristiani," ujar Ace Hasan Syadzily, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Penyelenggaraan acara ini disebut sebagai langkah konkret dalam menghormati perbedaan agama di tanah air. Ace menegaskan bahwa partai berlambang pohon beringin tersebut senantiasa berpegang pada ideologi Pancasila dalam setiap gerakannya.

"Partai Golkar adalah partai yang lahir dari rahim Pancasila. Karena itu kami sangat menghargai dan menghormati semua agama. Perayaan Paskah Nasional ini adalah wujud nyata bahwa Golkar merayakan dan menghargai perbedaan," kata Ace Hasan Syadzily, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Selain sebagai bentuk penghormatan, perayaan ini menjadi momentum untuk merefleksikan pluralitas sebagai fondasi dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ace memandang bahwa kebebasan beragama merupakan salah satu pilar kekuatan nasional.

Ketua Penyelenggara Paskah Nasional Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan bahwa kegiatan ini menegaskan konsistensi partai dalam merayakan hari besar setiap agama. Ia menyebut penugasan ini merupakan kelanjutan dari rencana kegiatan keagamaan sebelumnya.

"Ini bagian dari komitmen Partai Golkar untuk merayakan semua hari raya keagamaan. Tahun lalu sempat direncanakan kegiatan Natal, namun belum terlaksana. Tahun ini kami ditugaskan untuk menyelenggarakan Paskah Nasional," ujar Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Penyelenggara.

Panitia mengadopsi tema resmi dari PGI dan KWI, yakni "Kristus Bangkit Memperbarui Kemanusiaan Kita". Rangkaian acara nantinya tidak hanya berisi refleksi teologis dari tokoh Katolik dan Protestan, tetapi juga aksi kemanusiaan berupa penyaluran bantuan sosial.

"Kami juga akan memberikan dukungan renovasi untuk lima gereja di berbagai daerah yang membutuhkan, serta bantuan untuk panti asuhan, baik Kristen Protestan, Katolik, maupun Muslim," kata Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Penyelenggara.

Keseluruhan persiapan acara ini melibatkan semangat gotong royong antarumat beragama di internal partai. Melki menekankan bahwa kerja sama lintas keyakinan menjadi kunci kelancaran persiapan agenda besar tersebut.

"Acara ini diselenggarakan dari, oleh, dan untuk kader Partai Golkar, khususnya yang Kristiani. Namun kami juga berterima kasih karena teman-teman lintas agama, termasuk yang Muslim, turut membantu sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik," tutur Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Penyelenggara.

Artikel terkait

Rekomendasi