Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menepis kabar mengenai rencana penggabungan atau fusi antara partainya dengan Partai NasDem di Jakarta pada Selasa (21/4/2026). Penegasan ini muncul guna menanggapi isu liar yang beredar mengenai penyatuan dua kekuatan politik besar tersebut.
Dilansir dari Kompas, Dasco yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI ini mempertanyakan asal-usul informasi yang menyebut adanya pembicaraan mendalam terkait fusi kedua partai. Pihak Gerindra mengaku terkejut dan tidak mengetahui latar belakang munculnya wacana tersebut ke ruang publik.
"Kita juga apa namanya, begitu dengar juga kita bingung sebenarnya dari mana," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Legislator Gerindra tersebut menambahkan bahwa pihak NasDem telah memberikan pernyataan serupa untuk meredam spekulasi yang ada. Menurut Dasco, klarifikasi dari pihak NasDem sudah cukup menjelaskan posisi kedua belah pihak saat ini.
"NasDem juga sudah duluan menjelaskan karena subjeknya NasDem, ya kita pikir sudah cukup," ujarnya.
Pada kesempatan berbeda, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa turut memberikan klarifikasi terkait dinamika internal partainya. Ia memastikan tidak ada diskusi mengenai penggabungan struktural dengan partai politik lain dalam agenda kerja NasDem.
Saan memberikan penekanan bahwa organisasi saat ini sedang mengarahkan seluruh energi untuk memperkuat basis internal partai. Fokus utama para kader saat ini adalah mematangkan konsolidasi serta pembenahan infrastruktur partai, baik di pusat maupun di seluruh tingkatan daerah.