Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pangandaran

Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pangandaran
Foto: Ilustrasi Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pangandaran.

Kabupaten Pangandaran di Jawa Barat diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,6 pada Kamis (21/5) sekitar pukul 04.04 WIB. Dilansir dari Media Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa episenter gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut ini terletak di laut pada jarak 68 kilometer barat daya Pangandaran dengan kedalaman 21 kilometer.

Hasil analisis pemutaran parameter oleh BMKG menunjukkan kekuatan gempa diperbarui menjadi magnitudo 4,7 dari laporan awal 4,6. Getaran gempa bumi dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk berlalu oleh masyarakat di wilayah Tasikmalaya dan Garut dengan skala intensitas III MMI, serta di Ciamis dengan skala intensitas II-III MMI.

Warga Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, merasakan kepanikan akibat guncangan tersebut karena ingatan pada peristiwa gempa sebelumnya. Sebagian warga berhamburan ke luar bangunan bersama anak-anak mereka demi menyelamatkan diri, kendati tidak ada korban jiwa dalam anggota keluarga mereka.

"Gempa bumi yang terjadi memang terasa membuat tetangga rumahnya berlari keluar untuk menyelamatkan diri, semuanya takut pada lantaran gempa sebelumnya pernah terjadi. Akan tetapi, setelah kejadian kami dan tetangga kembaloli masuk rumah dan melihqlat gelombang air laut tetap normal," ujar Andik, Kamis (21/5/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya memastikan bahwa gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Pangandaran tersebut tidak memiliki potensi untuk memicu bencana tsunami. Hingga saat ini, pihak berwenang juga belum menerima adanya laporan mengenai kerusakan bangunan rumah warga di wilayah Tasikmalaya.

"Relawan BPBD di beberapa lokasi tengah melakukan cek rumah pasca gempa bumi yang dirasakan masyarakat di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Karena, lokasi terpusat di Kabupaten Pangandaran dan getaran terasa di Kota Tasikmalaya tapi gelombang laut Cipatujah masih tetap normal," paparnya Abdul Azis Riswandi, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya.

Artikel terkait

Rekomendasi