Gaun Jennifer Hegseth di White House Dinner Picu Kritik Influencer

Gaun Jennifer Hegseth di White House Dinner Picu Kritik Influencer
Foto: Ilustrasi Gaun Jennifer Hegseth di White House Dinner Picu Kritik Influencer.

Penampilan Jennifer Hegseth, istri Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth, memicu perdebatan luas di media sosial setelah menghadiri acara gala White House Correspondents' Dinner. Busana yang dikenakannya dituding berasal dari merek retail cepat asal China, Shein, yang tersedia melalui platform pasar daring Temu.

Pilihan gaya busana ini menjadi kontroversi usai mendapat sorotan tajam dari influencer berusia 18 tahun, Ella Devi, sebagaimana dilansir dari Wolipop. Devi mengkritik pemilihan gaun tersebut karena dianggap tidak layak untuk acara formal berskala besar tersebut.

"Istri Pete Hegseth pakai dress dari Temu ke White House Correspondents' Dinner. Aku tidak bercanda," tulis Ella Devi melalui unggahan di platform X.

Pernyataan tersebut ia sampaikan sembari melampirkan tangkapan layar yang menunjukkan gaun serupa dengan harga di bawah US$ 20 atau sekitar Rp 300 ribu. Kritik tersebut justru memicu reaksi negatif dari para pengguna internet yang menilai pandangan Devi kontradiktif.

Netizen mempertanyakan sikap Devi yang mengaku sebagai seorang penganut nilai sosialis namun justru merendahkan orang lain karena berhemat dalam berpakaian. Sindiran terhadap gaya hidup kelas atas yang sering dipamerkan oleh sang influencer juga bermunculan.

"Bukankah pihak kiri sering bicara soal 'melawan orang kaya'? Sekarang malah mengejek seseorang yang tidak menghabiskan US$ 10.000 untuk gaun sekali pakai?" sindir netizen di kolom komentar.

Tanggapan sinis lainnya juga menyoroti ketidakkonsistenan ideologi yang digaungkan oleh Devi dengan perilaku publiknya. Sejumlah pengguna media sosial menganggap ironis ketika seseorang yang vokal menyuarakan kontrol masyarakat atas produksi justru mengejek kesederhanaan finansial.

"Seorang sosialis mencoba mengejek orang karena tidak menghabiskan US$ 10.000 untuk gaun sekali pakai? Yang benar saja," tulis seorang pengguna menanggapi kritikan tersebut.

Komentar lain ikut mempertanyakan motivasi sang influencer yang menyebut dirinya sebagai 'socialist socialite' namun tetap mengedepankan standar gaya hidup mewah. Beberapa pihak mengungkit koleksi barang mewah miliknya dari jenama ternama dunia.

"Dia menyebut dirinya 'sosialis', tapi justru sibuk mengejek perempuan lain karena tidak mengeluarkan uang lebih untuk pakaian," tulis kritik lain.

Jennifer Hegseth sendiri tercatat pernah beberapa kali menggunakan busana dari merek serupa dalam agenda publik lainnya. Sebelumnya, ia terlihat mengenakan pakaian dari merek retail yang sama saat menghadiri pertemuan formal bersama Donald Trump.

Artikel terkait

Rekomendasi