Maskapai pelat merah Garuda Indonesia menyediakan sedikitnya 200.000 kursi penerbangan domestik dan internasional dengan tarif promosi pada ajang Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) 2026. Langkah ini dilakukan pada Selasa (28/4/2026) untuk mendorong akselerasi penjualan sekaligus menjaga permintaan di tengah sensitivitas harga tiket pesawat.
Penyediaan kursi promo tersebut bertujuan untuk menjaga tingkat keterisian penumpang atau load factor sekaligus memperluas basis pelanggan hingga periode perjalanan Mei 2027. Berdasarkan laporan dari Ekonomi, strategi ini menjadi instrumen penting guna menjaga daya tarik transportasi udara pada rute internasional dan wisata yang sangat dipengaruhi fluktuasi harga.
Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim menjelaskan bahwa inisiatif ini diarahkan untuk menangkap permintaan pasar lebih awal. Perusahaan melihat adanya pergeseran pola pemesanan tiket yang kini semakin mendominasi kanal digital melalui ekosistem yang terintegrasi.
"GOTF ini hadir untuk memberikan lebih banyak kemudahan bagi para pengguna jasa yang ingin merencanakan perjalanannya lebih awal," ujar Reza Aulia Hakim, Direktur Niaga Garuda Indonesia.
Manajemen menekankan bahwa periode perjalanan yang panjang sengaja diberikan untuk memberikan keleluasaan bagi calon penumpang dalam merencanakan perjalanan. Selain itu, program ini juga menjadi upaya maskapai dalam mengamankan pendapatan jangka menengah tanpa harus melakukan kenaikan tarif secara agresif.
"GOTF ini hadir untuk memberikan lebih banyak kemudahan bagi para pengguna jasa yang ingin merencanakan perjalanannya lebih awal," ujar Reza Aulia Hakim, Direktur Niaga Garuda Indonesia.
Garuda Indonesia juga mengintegrasikan berbagai insentif digital mulai dari aplikasi mobile hingga kolaborasi dengan agen perjalanan daring dan perbankan. Strategi ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara tarif yang kompetitif dengan tekanan biaya operasional industri penerbangan yang saat ini masih tergolong tinggi.
| Rute Penerbangan (Pulang-Pergi) | Harga Mulai Dari |
|---|---|
| JakartaÔÇôSurabaya | Rp2,3 juta |
| JakartaÔÇôDenpasar | Rp2,7 juta |
| JakartaÔÇôLombok | Rp2,7 juta |
| JakartaÔÇôMedan | Rp3,4 juta |
| JakartaÔÇôMakassar | Rp3,4 juta |
| JakartaÔÇôSorong | Rp5,7 juta |
| JakartaÔÇôSingapura | Rp3,2 juta |
| JakartaÔÇôHong Kong | Rp4,9 juta |
| JakartaÔÇôHaneda | Rp6,2 juta |
| JakartaÔÇôSeoul | Rp7,5 juta |
| JakartaÔÇôSydney | Rp8 juta |
| JakartaÔÇôAmsterdam | Rp12,5 juta |
| JakartaÔÇôMumbai (via Singapura) | Rp8,5 juta |
| JakartaÔÇôBusan (via Seoul) | Rp9,5 juta |
| JakartaÔÇôAuckland (via Sydney) | Rp10,3 juta |
| JakartaÔÇôParis (via Amsterdam) | Rp13,9 juta |
| JakartaÔÇôMadrid (via Amsterdam) | Rp16,2 juta |
| JakartaÔÇôFrankfurt (via Amsterdam) | Rp16,5 juta |