Garda Revolusi Iran Tutup Selat Hormuz Picu Antrean Kapal Tanker

Garda Revolusi Iran Tutup Selat Hormuz Picu Antrean Kapal Tanker
Foto: Ilustrasi Garda Revolusi Iran Tutup Selat Hormuz Picu Antrean Kapal Tanker.

Ratusan kapal kargo dan tanker minyak dilaporkan terjebak di kawasan Selat Hormuz pada Jumat (24/4/2026) akibat penutupan jalur yang dilakukan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Dilansir dari Kompas, kebijakan penutupan ini merupakan respons Iran terhadap blokade laut Amerika Serikat di pelabuhan-pelabuhan mereka.

Data dari Kantor Berita Fars mengungkapkan bahwa saat ini antrean kapal tersebut masih tertahan di perairan Iran guna menunggu izin melintas. Rekaman video yang dirilis oleh Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) memperlihatkan berbagai jenis kapal, termasuk kapal kontainer, yang tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Situasi di jalur perdagangan internasional tersebut dikonfirmasi masih berada di bawah otoritas penuh militer Iran. Berdasarkan laporan IRIB/Viory, perlintasan hanya diberikan secara selektif kepada pihak-pihak tertentu yang telah mendapatkan persetujuan resmi dari otoritas keamanan setempat.

"Sampai saat ini, Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali ketat Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam. Kapal militer dan kapal lain milik negara-negara yang memusuhi Iran tidak diizinkan melewati selat tersebut. Namun, kapal kargo lain dapat melintas melalui Selat Hormuz setelah menerima izin dari Angkatan Laut Garda Revolusi Islam," kata seseorang yang tidak disebutkan namanya diwawancara IRIB/Viory.

Langkah pengendalian ketat ini berdampak langsung pada kelancaran arus logistik global yang melewati perairan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, angkatan laut IRGC masih memberlakukan pengawasan intensif terhadap setiap kapal yang mendekati zona Selat Hormuz.

Artikel terkait

Rekomendasi