Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Fuel Terminal (FT) Jambi menyelenggarakan pelatihan penanggulangan kebakaran bagi puluhan warga. Kegiatan ini menyasar 42 penduduk yang tinggal di wilayah Ring-1 operasional perusahaan.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat di lingkungan permukiman yang memiliki risiko kebakaran. Dikutip dari Kompas, pelatihan ini bertujuan membekali warga dengan pemahaman dasar agar mampu melakukan penanganan awal secara cepat.
Masyarakat diajarkan untuk sigap menghadapi situasi darurat yang bisa terjadi akibat kelalaian maupun faktor teknis. Pelaksanaan kegiatan berlokasi di RT 04, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi dengan bimbingan langsung dari tim HSSE Pertamina.
Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat dalam simulasi teknis. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis-jenis kebakaran, identifikasi potensi risiko di lingkup rumah tangga, hingga prosedur evakuasi dan pemadaman dini.
Instruktur mengajak warga melakukan praktik langsung menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Selain itu, terdapat demonstrasi pemadaman api secara tradisional menggunakan kain basah atau fire blanket yang dipandu secara intensif oleh tenaga ahli.
Antusiasme terlihat saat sesi praktik berlangsung, di mana para peserta mencoba satu per satu teknik yang diajarkan. Pendekatan interaktif ini dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri masyarakat agar tidak panik saat menghadapi api yang sesungguhnya.
Apresiasi Warga dan Pemerintah Setempat
Manfaat pelatihan ini dirasakan langsung oleh masyarakat setempat yang sebelumnya belum memahami prosedur keselamatan kebakaran secara benar.
"Selama ini kami belum tahu cara memadamkan api yang benar. Setelah ikut pelatihan, kami jadi lebih paham dan tidak panik jika terjadi kebakaran," ujar salah satu peserta, Yanti.
Senada dengan warganya, Lurah Kasang, Novri Indra memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh pihak Pertamina di wilayahnya.
"Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi potensi kebakaran. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat," kata Novri Indra.
Komitmen Keselamatan Bersama
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab kolektif.
"Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya memastikan operasional berjalan aman, tetapi juga mendorong masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanggulangan kebakaran," ujar Rusminto Wahyudi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan rutin ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan penduduk sekitar dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Inisiatif ini juga selaras dengan kontribusi perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Fokus utamanya merujuk pada poin 11 mengenai penciptaan kota dan permukiman yang aman serta tangguh melalui peningkatan kapasitas kapasitas tanggap darurat warga.