PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) resmi menjalin kerja sama dengan Forum KONI Kota Se-Indonesia (F-KONITA) untuk mencetak 2.000 kreator konten baru dari kalangan atlet hingga akhir 2026. Program ini bertujuan mendorong atlet masuk ke ekosistem ekonomi digital guna mendapatkan pendapatan berkelanjutan di luar karier olahraga mereka.
Sebagaimana dilansir dari Money, kolaborasi strategis tersebut memperkuat ekspansi perusahaan di sektor social commerce. Perusahaan menyediakan pelatihan melalui Folago Academy, sementara F-KONITA berperan memfasilitasi akses bagi para atlet di berbagai kota di Indonesia untuk berpartisipasi dalam program literasi digital ini.
Direktur Utama Folago Global Nusantara Subioto Jingga menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperluas ekosistem kreator pada platform milik perusahaan. Ia menilai para atlet memiliki modal yang kuat untuk bersaing di industri kreatif digital.
"Kami melihat atlet memiliki potensi besar untuk berkembang di dunia digital," ujar Subioto Jingga, Direktur Utama Folago Global Nusantara.
Penajaman fokus pada personal branding menjadi salah satu pilar utama dalam kurikulum pelatihan yang diberikan kepada para atlet tersebut. Subioto menambahkan bahwa pendampingan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan monetisasi yang efektif.
"Melalui Folago Academy, kami ingin membantu mereka membangun personal brand sekaligus membuka peluang monetisasi yang berkelanjutan," ujar Subioto Jingga, Direktur Utama Folago Global Nusantara.
Langkah ini diambil di tengah proyeksi pertumbuhan besar industri kreatif di tanah air. Berdasarkan studi "The Art & Science of Authenticity" hasil kolaborasi TikTok dan Accenture Song pada November 2025, kreator Indonesia diprediksi memberikan dampak komersial sebesar 376 miliar dollar AS bagi ekonomi digital pada 2030.
Managing Director Accenture Song Southeast Asia September Guo menyatakan bahwa kunci keberhasilan sebuah merek di masa depan terletak pada pemanfaatan aspek autentisitas. Hal ini sejalan dengan tren di mana 55 persen konsumen lebih menyukai konten sederhana seperti siaran langsung.
"Brand yang menang bukan hanya yang mengejar reach atau diskon, melainkan yang mampu mengubah autentisitas menjadi sistem pertumbuhan berkelanjutan," ujar September Guo, Managing Director Accenture Song Southeast Asia.
Data riset menunjukkan bahwa 81 persen masyarakat Indonesia tertarik melakukan pembelian setelah melihat konten yang jujur dan relevan. Bagi investor, penambahan ribuan kreator baru ini diharapkan meningkatkan volume konten dan efisiensi distribusi kampanye merek di dalam ekosistem digital Folago.