Google memperluas fungsionalitas transfer file antar-platform dengan membawa dukungan AirDrop melalui fitur Quick Share ke lebih banyak jajaran ponsel flagship Samsung Galaxy. Langkah strategis ini diumumkan secara resmi pada program The Android Show I/O Edition 2026 yang berlangsung Jumat (15/5/2026).
Integrasi teknologi ini memungkinkan pengguna perangkat Samsung tertentu untuk mengirimkan dokumen, foto, hingga video secara langsung ke perangkat iPhone milik Apple. Dilansir dari Detik iNET, ketersediaan fitur tersebut didorong melalui pembaruan perangkat lunak One UI 8.5 yang kini mulai didistribusikan kepada para pengguna.
Daftar perangkat yang menerima kemampuan baru ini didominasi oleh seri kelas atas, termasuk lini terbaru Galaxy S26 dan seri lipat Galaxy Z. Sejumlah perangkat dari generasi sebelumnya juga dipastikan masuk dalam skema pembaruan fitur transfer file nirkabel ini.
| Seri Galaxy S | Seri Galaxy Z |
|---|---|
| Galaxy S25 | Galaxy Z TriFold |
| Galaxy S25+ | Galaxy Z Fold7 |
| Galaxy S25 Ultra | Galaxy Z Flip7 |
| Galaxy S24 | Galaxy Z Fold6 |
| Galaxy S24+ | Galaxy Z Flip6 |
| Galaxy S24 Ultra | - |
Meskipun daftar tersebut cukup panjang, seri Galaxy S23 serta ponsel lipat generasi kelima seperti Galaxy Z Fold5 dan Z Flip5 tidak tercantum dalam rencana awal. Ketidakhadiran juga terlihat pada lini tablet Galaxy Tab S serta seluruh jajaran kelas menengah mulai dari Galaxy A, F, hingga M series.
Pembatasan ini terjadi karena kompatibilitas AirDrop pada ekosistem Android tidak hanya mengandalkan perangkat lunak semata. Fitur ini memerlukan optimisasi khusus pada level chipset dan jaringan yang mampu meniru teknologi Apple Wireless Direct Link (AWDL).
Google dilaporkan melakukan rekayasa balik terhadap protokol AWDL dengan menggunakan bahasa pemrograman Rust yang dikenal aman dan efisien dalam penggunaan memori. Hal ini memungkinkan Quick Share berkomunikasi secara peer-to-peer dengan perangkat Apple tanpa perlu mengirimkan data ke server luar.
Keterbatasan perangkat keras pada ponsel segmen menengah ke bawah menjadi kendala utama dalam penerapan teknologi ini. Hal tersebut menyebabkan perangkat dengan chipset lawas atau spesifikasi rendah kemungkinan besar tidak akan mendapatkan dukungan fitur AirDrop via Quick Share di masa mendatang.